Wacana Pemilu Era Reformasi dalam Rubik Komik
W ACANA PEMILU ERA REFORMASI DALAM RUBRIK KOMIK (Studi Kritis
Pemilu Era Reformasi Dalam Rubrik Kornik Panji Koming dan Ketopraktoon di ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001130100079 302.2 Mur w/R.17.101 Perpustakaan Pusat (REF.17.101) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 302.2 Mur w/R.17.101Penerbit Pascasarjana Program Doktor Ilmu Politik UNPAD : Bandung., 2013 Deskripsi Fisik xviii,;573 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 302.2 Mur wTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Murtiningsih, Bertha Sri Eko -
W ACANA PEMILU ERA REFORMASI DALAM RUBRIK KOMIK (Studi Kritis
Pemilu Era Reformasi Dalam Rubrik Kornik Panji Koming dan Ketopraktoon di Harian
Kompas). Bertha Sri Eko Murtiningsih 170230080025. Disertasi dengan Tim Promotor:
Prof. Dr.Soleh Soemirat,Drs.,MS (Ketua) Prof. H. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D (Anggota)
Dr. Hj. Betty RFS Soemirat, Dra.,MS (Anggota)
Penelitian ini mernfokuskan perhatian pada pewaeanaan Pemilu Era Reformasi dalam
rubrik komik di surat kabar dalam konteks membongkar praktik - praktik ideologi yang
tersembunyi dalam teks media.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk : (l) Mengungkapkan representasi Pemilu Era
Reformasi dalarn rubrik komik Panji Koming dan Ketopraktoon di harian Kompas; (2)
Mengungkapkan praktik waeana pemilu Era Reformasi dalam rubrik komik Panji
Koming dan Ketopraktoon di harian Kompas; (3) Mengungkapkan konteks sosio kultural
terbentuknya Waeana Pemilu Era Reformasi dalam rubrik komik Panji Koming dan
Ketopraktoon di harian Kompas; (4) Mengungkapkan Waeana Pemilu Era Reformasi
dalam rubrik komik Panji Koming dan Ketopraktoon di harian Kompas.
Penelitian ini menggunakan Teori Ekonomi Politik Media sebagai pisau analisisnya.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma kritis yang menggunakan
metode analisis waeana kritis dari Norman Fairclough. Penelitian bersifat multi level
analisis dengan melakukan anaIisis pada tataran mikro (teks), tataran meso (proses
produksi teks) dan tataran makro (konteks sosio kultural). Dalam tataran mikro (teks)
menggunakan metode semiotika dari Roland Barthes.
Analisis pada level teks rubrik komik Panji Koming dan Ketopraktoon menemukan
waeana dominan dalam konstruksi pemilu era reformasi yaitu : (a) praktik politik uang
dalam kampanye pemilu, pemilihan ealon anggota legislatif, pemilihan presiden, dan
koalisi partai politik ; (b) kampanye pemilu identik dengan dongeng politik; (c)
kampanye identik dengan kekerasan dan mengedepankanagresivitas; (d) politik oportunis
dilakukan kelas menengah ; (e) politik identik dengan peneitraan diri; (f) perilaku politik
pragrnatis partai politik dan masyarakat; (g) politik kekerabatan dalam pemilihan
presiden dan ealon anggota legislatif; (h) politisasi agama; (i) pernimpin yang dimitoskan.
Praktik waeana dipengaruhi faktor individu; budaya jumalistik dan budaya organisasi,
praktik jurnalistik, serta ideologi pemilik media. Dinamika Pemilu Era Reformasi,
Komunikasi politik dalam budaya Jawa dan keberadaan Kompas seeara makro
merupakan konteks sosiokultural yang melatarbelakangi terbentuknya waeana Pemilu
Era Reformasi dalam rubrik komik Panji Koming dan Ketopraktoon.
Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan waeana Pemilu Era Reformasi dalam rubrik
komik Panji Koming dan Ketopraktoon dilatarbelakangi kepentingan ideologis dan politis
dari media yang berujung pada kepentingan ekonomi.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






