Detail Cantuman

Image of Komunikasi budaya dalam  masyarakat multi etnik (studi fenomenologi tentang pengalaman, perasaan dan pemikiran orang betawi pelaku seni musik gambang kromong di jakarta)

 

Komunikasi budaya dalam masyarakat multi etnik (studi fenomenologi tentang pengalaman, perasaan dan pemikiran orang betawi pelaku seni musik gambang kromong di jakarta)


Penelitian ini bertujuan menggambarkan tentang pengalaman, perasaan
dan pemikiran dalam benak orang Betawi pelaku seni musik gambang kromong ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130100007302.2 Mur k/R.17.100Perpustakaan Pusat (REF.17.100)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Mur k/R.17.100
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    x,;441 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2 Mur k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini bertujuan menggambarkan tentang pengalaman, perasaan
    dan pemikiran dalam benak orang Betawi pelaku seni musik gambang kromong di
    Jakarta, sebagai gejala nomena yang mengiringi munculnya fenomena penampilan
    seni musik gambang kromong di Jakarta sebagai tampilan komunikasi Budaya
    dalam masyarakat multietnik.

    Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi Alfred Schutz, dengan
    metode penelitian kualitatif Teori Schutz sebagai pengembangan dari teori-teori
    fenomenologi sebelumnya, dianggap tepat digunakan daJam peneJitian dengan
    metode kualitatif melalui pengamatan langsung. Pada saat peneliti berada dalam
    kancah bersama-sama dengan peJaku seni musik gambang kromong, dilakukan
    serangkaian pengamatan serta wawancara dengan orang yang dijadikan nara­
    sumber dan informan.

    Hasil penelitian menggambarkan bahwa orang Betawi pelaku seni musik
    gambang kromong memperoleh pengalaman secara turun-temurun, dalam
    berbagai aktivitas seni dan media massa, dalam pergauJan multietnik dan
    ditunjang oJeh pengalaman pendidikan formal. Perasaan dibentuk melalui
    aktivitas seni, bimbingan dan pembinaan dari berbagai pihak, sehingga mereka
    merasa hidupnya teJah menyatu dengan aktivitas gambang kromong. Pemikiran
    mereka berkisar pada upaya memeIihara dan mengembangkan kesenian,
    kreativitas daJam penampilan serta mengacu pada filosofi Jeluhur dalam
    meJestarikan seni musik gambang kromong.

    CikaJ bakal Orang Betawi sudah ada sejak jaman Neolitikum, mereka
    sudah mengenal kebudayaan walaupun belum memiliki nama sebagai komunitas
    budaya. Perjalanan hidup mereka diwarnai pergaulan multietnis dan perkawinan
    dengan etnis lain, sehingga terbentuklah kelompok masyarakat yang mempunyai
    corak kesamaan yaitu bahasa ibu. M Husni Thamrin mempersatukan mereka
    melalui perkumpulan 'Kaoem Betawi', sehingga melalui sensus penduduk mereka
    diakui memeiliki identitas sebagai masyarakat Betawi.

    Kekhasan pergaulan orang Betawi dalam masyarakat multietnis dan
    multibudaya adalah sifat egaliter dan anti formalise, seperti diperlihatkan oleh
    pelaku seni musik gambang kromong. Mereka bebas dan tidak terikat pakem
    budaya dalam mengolah pengalaman, perasaan dan pemikirannya untuk
    menampilkan seni musik gambang kromong. Kesemuanya ini merupakan
    gambaran tentang komunikasi budaya orang Betawi dalam rnasyarakata
    multietnis.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi