Detail Cantuman

Image of Dinamika komunikasi antarbudaya pasca tsunami ...

 

Dinamika komunikasi antarbudaya pasca tsunami ...


DINAMIKA KOMUNIKASI ANTARBUDAYA PASCA TSUNAMI
(Studi Dramaturgis dalam Kegiatan Kemasyarakatan antar Warga Korban
Tsunami dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100100084302.2 Mah d/R.17.96Perpustakaan Pusat (REF.17.96)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Mah d/R.17.96
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii,;252 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2 Mah d
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • DINAMIKA KOMUNIKASI ANTARBUDAYA PASCA TSUNAMI
    (Studi Dramaturgis dalam Kegiatan Kemasyarakatan antar Warga Korban
    Tsunami dan Interaksi dengan Orang Asing di Banda Aceh)

    Penelitian . ini bertujuan untuk mengkaji proses perubahan dalam perilaku
    berkomunikasi korban tsunami yang berbeda budaya. Penelitian ini mengambil
    lokasi di dalam wilayah Kota Banda Aeeh. Penelitian menggunakan pendekatan
    kualitatif dengan tradisi Interaksi Simbolik khususnya dengan varian dramaturgi.
    Sebagai suatu aeuan untuk menggaii informasi dan persepsi serta melihat perilaku
    komunikasi para informan sebagai subjek penelitian. Data diperoleh dengan eara
    wawancara mendalam, pengamatan berperanserta, dan studi dokumentasi. Teknik
    analisis data dilakukan seeara deskriptifkualitatif

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa; pertama, identitas diri yang
    ditampilkan saat melakukan suatu kegiatan oleh individu mengharapkan dapat
    dipersepsikan positif. Dengan eara menutupi kelemahan yang ada dalam dirinya
    dengan menampilkan sebaliknya agar dapat diterima oleh kelompoknya dan orang
    lain. Kedua, warga korban tsunami di Banda Aeeh masing-masing menampilkan
    perannya dengan melakukan pengelolaan kesan (impression management) sehingga
    tampak tegar atau menunjukkan lebih baik dari orang lain yang sama-sama
    mengalami musibah tsunami. Demikian juga untuk menampilkan kepada masyarakat
    luar bahwa kondisi kehidupannya kini sudah sama seperti masyarakat biasa yang
    tidak tertimpa tsunami, namun seeara ekonomi (finansial) masih mengharapkan
    bantuan untuk menopang kebutuhan hidupnya dan sebagai modal usaha.
    Penggunaan tim (familiarity) dominan ditampilkan pada saat berinteraksi dengan
    orang yang datang ke lokasi warga korban tsunami. Mereka melakukan setting dan
    memainkan peran dalam panggung depan (front stage) dengan menyembunyikan sisi
    panggung belakang (back stage). Pembentukan tim ini dalam suatu kegiatan
    kemasyarakatan untuk memudahkan koordinasi dan persamaan persepsi terutama
    karena mengharapkan adanya imbalan bagi setiap individu yang mau terlibat pada
    suatu kegiatan. Misalnya untuk mengikuti suatu kursus/pelatihan atau bergotong
    royong meskipun untuk kepentingan mereka sendiri yang disponsori oleh NGO
    asing/LSM lokal. Ketiga, terbentuknya suatu pola-pola dinamika komunikasi
    antarbudayayang memperlihatkan suatu perbedaan dan pergeseran budaya pada
    warga korban tsunami, yang diakibatkan oleh perbedaan persepsi serta perilaku yang
    muneul ketika terlibat suatu kegiatan kemasyarakatan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi