<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14551">
 <titleInfo>
  <title>reinvensi dan implementasi atas pemaknaan televisi publik:</title>
  <subTitle>studi kasus mengenai TVRI sebagai lembaga penyiaran publik</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Intani, Retno</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>v,;367 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>REINVENSI DAN IMPLEMENTASI &#13;
AT AS PEMAKNAAN TELEVlSI PUBLIK &#13;
&#13;
(Studi Kasus Mengenai TVRI Sebagai Lembaga Penyiaran Publik) &#13;
&#13;
Televisi Republik Indonesia (TVRI) masih dihadapkan pada krisis identitas &#13;
antara mewakili kepentingan publik dengan kepentingan kekuasaan karena masih &#13;
kuatnya pengaruh kekuasaan meskipun sudah ditetapkan sebagai lembaga &#13;
penyiaran publik sejak tahun 2002. Disertasi tentang reinvensi dan implementasi &#13;
konsep-konsep TVRI sebagai lembaga penyiaran publik ini merupakan upaya &#13;
penulis dalam menganalisis konstruksi TVRI sebagai produk pernndang-undangan &#13;
serta hubungan antara lembaga negara, masyarakat dan TVRI sendiri terkait dengan &#13;
implementasi konsep lembaga penyiaran publik. &#13;
&#13;
Teori yang digunakan untuk memahami fenomena yang diteliti adalah Teori &#13;
Birokrasi yang dikemukakan oleh Max Weber dan diperkuat dengan kajian &#13;
berdasarkan konsep ekonomi dan politik media Mosco, reinvensi dan implementasi &#13;
Rogers, serta media dan masyarakat Croteau, yang dilihat dengan menggunakan &#13;
paradigma konstruktivis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah &#13;
kualitatif dengan strategi penelitian studi kasus dim ana penulis melihat institusi &#13;
media sebagai orang dalam (to look at the media institution from an internal or &#13;
media proffesional point of view). &#13;
&#13;
Disertasi ini menemukan tiga hal. Pertama, TVRI mernpakan bagian &#13;
(organisasi elemen) dari organisasi besar yang disebut Negara, karenanya TVRI &#13;
belum sepenuhnya terbebas dari cara pandang yang menempatkan TVRI sebagai &#13;
televisi milik pemerintah. Pemerintah tidak benar-benar menangkap spirit lembaga &#13;
penyiaran publik yang berintikan pada pelayanan terhadap publik. Kedua, lembaga &#13;
penyiaran publik adalah konsep yang relatif barn di Indonesia, sehingga secara &#13;
hukum tata negara belum dikenal dalam nomenklatur keuangan negara dan berbeda &#13;
dengan jenis lembaga negara yang ada. Halini menyebabkan banyak hal menjadi &#13;
tidak dapat dikategorisasikan secara formal, seperti pengaturan keuangan, &#13;
pengaturan pegawai negeri sipil, termasuk pengaturan kebijakan penyiaran &#13;
kepublikan, dan kelembagaan. Dalam menjalankan fungsi kontrol terhadap lembaga &#13;
penyiaran publik, DPR sering menunjukkan diri sebagai partai-partai-politik atau &#13;
para politisi yang berpikir bagaimana memanfaatkan situasi untuk kepentingan &#13;
partikular. Ketiga, upaya TVRI untuk melakukan reivensi diri sebagai lembaga &#13;
penyiaran publik juga terkendala oleh banyaknya problem internal yang terjadi di &#13;
TVRI. &#13;
&#13;
Ketiga temuan tersebut menurijukkan bahwa stigma TVRI sebagai sarana &#13;
propaganda kekuasaan hams diubah dan TVRI harus menjadi TV publik yang &#13;
benar-benar berfungsi mengakomodasi kepentingan masyarakat Indonesia serta &#13;
memberdayakan mereka tnelalui pelaksanaan fungsi-fungsi pencerdasan, &#13;
pencerahan dan pendidikan masyarakat. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Intani, Retno</note>
 <subject authority="">
  <topic>Ketiga temuan tersebut menurijukkan bahwa stigma T</topic>
 </subject>
 <classification>302.2 Int r</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.2 Int r/R.17.88</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120100078</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.88)</sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Int r/R.17.88</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14551</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:35</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-25 11:24:33</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>