<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14537">
 <titleInfo>
  <title>Etnografi komunuikasi intrabudaya dan antar budaya dalam keparawisataan di kota Bukittinggi Sumatera Barat</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Efrita, Neni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>ix,;524 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komunikasi intrabudaya dan antarbudaya dalam kepariwisataan di Kota Bukittinggi &#13;
Sumatera Barat sangat unik, karena setiap aktifitas komunikasi yang dilakukan &#13;
berbeda sesuai dengan situasi komunikasi. Kehadiran pariwisata di Kota Bukittinggi &#13;
telah banyak membawa perubahan, walaupun demikian masyarakat Kota Bukittinggi &#13;
masih tetap mempertahankan identitas dan keaslian budayanya. Melihat potensi yang &#13;
dimiliki oIeh Kota Bukittinggi dalam kepariwisataan selain membicarakan &#13;
komunikasi intrabudaya juga membahas komunikasi antarbudaya kerena &#13;
kepariwisataan berkaitan dengan orang-orang yang memiliki Iatarbelakang budaya &#13;
yang berbeda. Pertanyaan penelitian dirumuskan 1.Bagaimana komunikasi intra &#13;
budaya masyarakat (kebiasaan, adat, nilai dan norma-norma) dalam kepariwisataan di &#13;
Kota Bukittinggi Sumatera Barat? 2. Bagaimana modifikasi budaya(Tradisi, bahasa, &#13;
dialek dan attraksi budaya) masyarakat dalam kepariwisataan di Kota Bukittinggi &#13;
Sumatera Barat? 3. Bagaimana aktivitas komunikasi intrabudaya dan antarbudaya &#13;
dalam kegiatan kepariwisataan di Kota Bukittinggi Sumatera Barat? Pendekatan &#13;
metodologis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif konstruktivis dengan analisis &#13;
etnografi komunikasi. Setelah pengumpulan data melalui observasi partisipasi, &#13;
wawancara dan dokumentasi maka diperoleh hasil penelitian pertama: Komunikasi &#13;
intrabudaya dalam kepariwisataan berpedoman pada kebiasaan, adat, nilai dan norma­ &#13;
norma yang berlaku pada masyarakat Kota Bukittinggi, kesemuaannya tertuang &#13;
dalam adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah dan alam takambang jadi &#13;
guru, kedua: Proses komunikasi antarbudaya melalui modifikasi budaya dalam &#13;
keparwisataan terjadi melalui pendidikan, perdagangan dan jasa, kesehatan dan olah &#13;
raga. Di antara modifikasi budaya tersebut adalah modifikasi tradisi pakaian Bundo &#13;
Kanduang, tradisi khatam Quran dan tradisi malamang. Modifikasi bahasa terdapat &#13;
pada perubahan bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggeris dan bahasa Minang ke &#13;
dalam bahasa Indonesia. Modifikasi dialek terdapat perbedaan-perbedaan dalam &#13;
bahasa yang digunakan. Modifikasi attraksi budaya hampir semua attraksi budaya &#13;
sudah dimodifikasi, sebab kebudayaan di Minangkabau tidak statis tetapi dinamis .. &#13;
Ketiga: komunikasi antarbudaya ditandai dengan berbagai aktivitas komunikasi yang &#13;
rnempunyai perbedaan komunikasi suatu tempat yang sama aktivitas berbeda maka &#13;
situasi dan kegiatan berbeda pula, proses komunikasi intra dan antarbudaya bukan &#13;
hanya sekedar membangun kontak dalam dua arah (interaktif) pada tahap rendah dan &#13;
tahap tinggi (transaksional dan dinamis) tetapi sudah memasuki tahap yang Iebih &#13;
tinggi lagi yaitu relasionaI, dengan iklim komunikasi yang positif. Komponen &#13;
etnografi komunikasi intra dan antarbudaya da1am kepariwisataan saling berkaitan &#13;
satu sama lain yang terjadi pada setiap peristiwa komunikasi. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Efrita, Neni</note>
 <subject authority="">
  <topic>Komponen  etnografi komunikasi intra dan antarbuda</topic>
 </subject>
 <classification>302.2 Efr e</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.2 Efr e/R.17.72</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120100039</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.72)</sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Efr e/R.17.72</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14537</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:35</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-25 07:54:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>