komunikasi tuan guru dalam pendidikan: studi interaksi simbolik terhadap kegiatan tuan guru dalam rangka memotivasi, memberdayakan dan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mengikuti pendidikan di pulau Lombok provinsi Nusa Teggara barat
Firdaus Yuni Dharta/170130070097/Komunikasi Tuan Guru: Studi Interaksi
Simbolis terhadap kegiatan Tuan Guru dalam rangka Memotivasi,
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001120100073 302.2 Dha k/R.17.70 Perpustakaan Pusat (REF.17.70) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 302.2 Dha k/R.17.70Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2012 Deskripsi Fisik xvii,;424 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 302.2 Dha kTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Dharta, firdaus yuni -
Firdaus Yuni Dharta/170130070097/Komunikasi Tuan Guru: Studi Interaksi
Simbolis terhadap kegiatan Tuan Guru dalam rangka Memotivasi,
Memberdayakan dan Meningkatkan Partisipasi Masyarat untuk mengikuti
Pendidikan di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara BaratlProgram
Pascasarjana UNP AD120 12/Promotor: Prof.Dr.Hj. Nina Winangsih
Syam,Dra.,MS; Prof. Or. H. Engkus Kuswamo, Drs., M.S; dan Prof.Dr.Hj. Mien
S. Hidayat,Dra.,MS.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui komunikasi Tuan
Guru dalam memotivasi, memberdayakan dan meningkatkan partisipasi
masyarakat. Kajian penelitian dilakukan dalam paradigma interpretatif melalui
pendekatan interakasi simbolis. Subjek penelitian terdiri dari 9 Tuan Guru yang
diambil secara snowball. Wawancara mendalam dilakukan dalam penelitian ini
untuk menggali data yang diperlukan bagi penelitian .:
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tuan Guru mengkonstruksi proses
pemotivasian, pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat sesuai
dengan pandangan subjektif Tuan Guru sehingga melahirkan model komunikasi
yang berbeda. Terdapat dua tipefikasi umum Tuan Guru dalam menampilkan
perilaku komunikasinya. Kedua tipefikasi tersebut adalah tipefisikasi latar
belakang yang melahirkan Guru tradisional dan Tuan Guru formal; dan
tipefisikasi profesi yang melahirkan Tuan Guru mumi, Tuan Guru politikus, Tuan
Guru PNS; Tuan Guru tokoh masyarakat. Kedua tipefisikasi umum tersebut
mempunyai pemaknaan yang berbeda tentang tindakan memotivasi,
memberdayakan dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Tuan guru tradisional
lebih banyak menampilkan komunikasi lisan daripada komunikasi bilhal dalam
memotivasi, memberdayakan, dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Tuan
Guru formal menekankan integrasi antara komunikasi lisan dan bilhal dalam
memotivasi, memberdayakan dan meningaktkan partisipasi masyarakat. Tuan
Guru mumi lebih banyak menampilkan komunikasi lisan dan sedikit komunikasi
bilhal; Tuan Guru politikus menampilkan komunikasi lisan dan bilhal sebgai
media pencitraan; Tuan Guru PNS menampilkan komunikasi lisan dan bilhal
dalam bentuk pelayanan publik. Sedangkan Tuan Guru tokoh masyarakat lebih
menampilkan komunikasi bilhal daripada komunikasi lisan dalam memotivasi,
memberdayakan, dan meningkatkan partisipasi masyaarakat.
Model komunikasi Tuan Guru' dalam memotivasi, memberdayakan dan
meningkatkan partisipasi masyarakat didasarkan pada pemahaman Tuan Guru tentang
Al Quran, Al Hadits, Kitab Kuning dan tradisi Tuan Guru terdahulu. Pemgetahuan
dan pemahaman Tuan Guru tetsebut melahirkan kontruksi komunikasi lisan dan
bilhal. Latar belakang dan profesi Tuan Guru melahirkan keragaman komunikasi
bilhal berupa pembangunan dan pengembangan lembaga pendidikan, pemberdayaaan
ekonomi, keterlibatan dalam ranah politik, dan sedekah, dan sikap yang ikhlas.
Dengan demikian, komunikasi yang membangkitkan motivasi, memberdayakan dan
meningkatkan partisipasi masyarakat ditampilkan melalui bukan hanya melalui
komunikasi lisan (verbal dan nonverbal), tetapi lebih-Iebih melalui perbuatan nyata
(aksi nyata) yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat banyak.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






