Detail Cantuman

Image of Diplomasi Warga Negara Dalam Resolusi Konflik (Studi tentang diplomasi Negara Indonesia Yang dilakukan Oleh Nahdatul Ulama melalui Proses Mediasi dalam Resolusi KOnflik Thailand Selatan)

 

Diplomasi Warga Negara Dalam Resolusi Konflik (Studi tentang diplomasi Negara Indonesia Yang dilakukan Oleh Nahdatul Ulama melalui Proses Mediasi dalam Resolusi KOnflik Thailand Selatan)


DIPLOMASI W ARGA NEGARA DALAM RESOLUSI KONFLIK

(Studi ten tang Diplomasi Warga Negara Indonesia yang Dilakukan oleh Nahdlatul UIama ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130100093302.2 Ari d/R.17.63Perpustakaan Pusat (REF.17.63)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Ari d/R.17.63
    Penerbit Pascasarjana Program Doktor Ilmu Politik UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii,;434 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2 Ari d
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • DIPLOMASI W ARGA NEGARA DALAM RESOLUSI KONFLIK

    (Studi ten tang Diplomasi Warga Negara Indonesia yang Dilakukan oleh Nahdlatul UIama
    melalui Proses Mediasi dalam Upaya Resolusi Konflik Thailand Selatan)

    Penelitian ini bertujuan untuk memahami implementasi misi diplomasi warga
    negara yang melibatkan pelaku nonnegara (non-state actor), dalam hal ini Nahdlatul
    Ulama, dalam upayanya membantu memediasi penyelesaian konflik di Thailand Selatan.
    Penelitian mengkaji aspek-aspek yang berpengaruh terhadap efektivitas misi diplomasi
    warga negara, termasuk aspek pengaruh kehadiran institusi negara dalam konteks ini.

    Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan paradigma
    konstruktivis. Penggunaan pendekatan paradigma konstruktivis didasari pertimbangan
    bahwa pemahaman atas isu yang diteliti terfokus pada cara pandang pihak-pihak yang
    menjadi subyek penelitian. Subyek penelitian dalam konteks ini adalah anggota delegasi
    Nahdlatul Ulama yang terlibat dalam misi mediasi konflik Thailand Selatan, dan subyek­
    subyek penelitian lainnya yang mengikuti, baik secara langsung maupun tidak langsung,
    proses pelaksanaan misi diplomasi Nahdlatul Ulama di Thailand. Objek penelitiannya
    adalah menyangkut pemahaman peranan diplomasi warga negara (citizen diplomacy)
    dalam resolusi konflik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan
    teknik wawancara mendalam (in-depth interview) berbasis sampling bola salju (snowball
    sampling) yang memberikan peluang kepada peneliti untuk dihubungkannya dengan
    informan-informan lain yang memahami persoalan konflik di Thailand Selatan termasuk
    peran yang dimainkan oleh Nahdlatul Ulama dalam konteks ini.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah konflik Thailand Selatan terkait
    erat dengan warisan sejarah masa lalu dan pengaruh dinamika perkembangan situasi
    domestik dan internasional. Pengaruh warisan sejarah masa lalu terhadap perkembangan
    situasi konflik di wilayah Thailand tidak dapat dinafikan dalam konteks ini. Aneksasi
    wilayah Kesultanan Patani oleh Kerajaan Siam mewariskan dikotomi etnis, budaya dan
    agama yang rent an konflik. Situasi rentan konflik sebagai dampak pengaruh warisan
    sejarah tersebut diperburuk lagi dengan pengaruh dinamika situasi internal wilayah
    konflik seperti kebijakan pemerintah yang kontroversial dan pengaruh dinamika situasi
    internasional seperti fenomena radikalisme dan terorisme. Sebagai upaya membantu
    penyelesaian konflik di Thailand Selatan, Nahdlatul Ulama atas undangan Pemerintah
    Thailand turut berperan aktif dalam membangun saluran komunikasi antara pihak-pihak
    pemangku kepentingan terkait konflik Patani melalui mekanisme misi diplomasi warga
    negara. Kedudukan Nahdlatul Ulama sebagai lembaga organisasi masyarakat madani
    yang moderat dan berhaluan Ahlussunna wal Jama 'ab menjadi dasar pertimbangan
    Pemerintah Thailand untuk melibatkannya dalam membantu menjembatani komunikasi
    dengan warga masyarakat Melayu Muslim Patani. Persamaan tradisi dan kultur dengan
    masyarakat Melayu Muslim Patani bukan merupakan satu-satunya elemen yang berperan
    membantu keberhasilan misi diplomasi Nahdlatul Ulama di Thailand. Namun, hal
    tersebut masih memerlukan dukungan aktor negara sebagai pemeran pemberi trust dan
    guarantee bagi tercapainya kesepakatan yang kredibel dan bersifat mengikat yang
    dihormati masing-masing pihak yang menjadi subyek mediasi.

    VI

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi