Detail Cantuman

Image of Pola  komunikasi antar budaya komunitas nelayan dalam aktifitas sosial -ritual di Kedungrejo Muncar Banyuwangi

 

Pola komunikasi antar budaya komunitas nelayan dalam aktifitas sosial -ritual di Kedungrejo Muncar Banyuwangi


Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan bagaimana proses komunikasi
antarbudaya komunitas nelayan dalamaktifitas sosial-ritual ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110100156302.2 Ain p/R.17.58Perpustakaan Pusat (REF.17.58)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Ain p/R.17.58
    Penerbit Program Pasca Sarjana : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii,;329 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2 Ain p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan bagaimana proses komunikasi
    antarbudaya komunitas nelayan dalamaktifitas sosial-ritual berlangsung dengan ciri
    kelokalan komunitas nelayan' Kedungrejo. Sehingga menjadi pengembangan untuk
    komunikasi antarbudaya secara teoritis dan praktis. Masyarakat nelayan Kedungrejo yang
    terdiri dari beberapa suku pendatang salah satu diantarnya adalah komunitas nelayan
    Bugis, Madura lebur bersarna nelayan Jawa berbeda secara etnik dan budaya. Jika
    nelayan Madura beketja secara berkelompok besar dalam Kapal Slerek, nelayan Bugis
    dalam kapal sekoci sedangkan nelayan Jawa lebih banyak beketja sebagai buruh
    (pandiga). Maka pertanyaan penelitian ini diantaranya(l) Bagaimana realitas budaya
    lokaI Kedungrejo dalam pengembangan komunikasi antarbudaya di kalangan komunitas
    neIayan?, (2) Bagaimana makna fenomena komunikasi sosiaI-ritual dipaharni oleh
    komunitas nelayan Bugis, Jawa dan Madura?, (3) Bagaimana pola komunikasi
    antarbudaya komunitas nelayan Bugis, Jawa dan Madura dalam aktifitas sosial-ritual
    dalam kehidupan sehari-hari? Kerangka pemikiran dalam penelitian ini bermula dari
    peneIusuran kajian literatur terhadap hasil-hasil penelitian interaksi sosiaI dan tipologi
    masyarakat nelayan, interaksi ritual masyarakat nelayan dan komunikasi masyarakat
    neIayan beragam budaya membawa pada kerangka teoritik; fenomenologi, interaksi
    simbolik, dramaturgi dan komunikasi antarbudaya. Maka kerangka pemikiran penelitian
    ini dengan pendekatan fenomenologi, interaksi simbolik, dramaturgi dan komunikasi
    antarbudaya diharapkan akan mengungkap pertukaran makna komunikasi sosial-ritual
    atas tindakan nelayan. Sedangkan analisa data yang digunakan adalah analisa etnografis
    (domain, taksonomik dan komponen), setelah mengumpulkan data dengan teknik
    observasi, wawancara dan dokumen. Maka diperoleh hasil penelitian bahwa pertama
    realitas budaya lokal Kedungrejo melaIui proses interaksi terns menerus secara
    intersubjektif. Kedua, makna fenomena komunikasi sosial-ritual komunitas nelayan
    Kedungrejo sangat beragam baik ideologis, sosiaI, budaya dan ekonomi tergantung
    individu yang meyakininya yang kemudian menjadi motifbagi nelayan untuk melakukan
    tindakan sosial dan budaya pada komunitasnya. Ketiga, pola komunikasi antarbudaya
    komunitas nelayan tetjadi meIalui berbagai media seperti pergauIan, peketjaan,
    pendidikan, organisasi dan ritual melalui fase informatif, tranformatif, adaptif dan
    akomodatif antar budaya menciptakan makna yang mendasari sikap dan tindakan nelayan
    yang bervariasi, permisif, memanipulasi diri dan etnosentris. Namun rnayoritas proses
    komunikasi ini betjalan efektif dalam komunikasi antarbudaya yang menghasilkan
    "budaya baru yang plural" dan diterima oleh seinua kalangan Bugis, Jawa dan Madura.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi