Komunikasi politik partai golkar
ABSTRAK
Penelitian ini didasari atas upaya Partai Golkar dalam melakukan proses pemaknaan, sosialisasi dan implementasi paradigma barn, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001130100042 302 Kho k/17.49 Perpustakaan Pusat (REF.17.49) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 302 Kho k/17.49Penerbit Pascasarjana Program Doktor Ilmu Politik UNPAD : Bandung., 2013 Deskripsi Fisik xvi,;275 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 302 Kho kTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Khoiruddin -
ABSTRAK
Penelitian ini didasari atas upaya Partai Golkar dalam melakukan proses pemaknaan, sosialisasi dan implementasi paradigma barn, paradigma tersebut merupakan pedoman pembaruam yang mengarahkan Golkar agar menjadi partai yang demokratis, mandiri, solid, kuat, berakar dan responsip. Akan tempi proses pemaknaan, sosialisasi dan implementasi paradigma baru Golkar dalam kegiatan komunikasi politik menghadapi tantangan dan rintangan yang tidak mudah, di suatu sisi Golkar harus konsisten dengan paradigma barunya yang ideal, namun di sisi lain Golkar dihadapkan pada realitas politik yang sulit untuk diadaptasikan dengan paradigma baru yang menjadi pedoman komunikasi politiknya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan memperoleh gambaran tentang proses sosialisasi dan implementasi paradigma baru Partai Golkar masa kepemimpinan saat ini.. Persoalan tersebut dijelaskan dengan menggunakan paradigma konstruktivis melalui teori konstruksi sosial, performa komunikasi dan strukturasi. Metode penelitian menggunakan studi kasus.
Hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) Pemaknaan paradigma baru mengarahkan Golkar untuk menjadi partai yang reformis, demokratis, egaliter. 2) Partai Golkar memiliki infrastruktur partai yang sangat kuat, sehingga memudahkan untuk melakukan sosialisasi paradigma baru di lingkungan internal partainya, namun Golkar sendiri belum sepenuhnya dapat menghapus stigma negatif masyarakat yang memandang Golkar sebagai partai Orde Baru. Sosialisasi paradigma baru Golkar ini dilakukan secara integratif, sistematis dan kontinyu ditujukan kepada seluruh kader dari berbagai level mulai tingkat pusat sampai desa. Adapun model komunikasi yang digunakan dalam sosialisasi paradigma baru ini adalah model komunikasi politik persuasif terkendali. 3) Idealitas paradigma baru Golkar sebagai nilai dasar dan landasan berpijak bagi Partai Golkar, dalam implementasinya berhadapan dengan realitas politik yang syarat dengan berbagai pertimbangan dan kepentingan kekuasaan, sehingga Golkar tidak bisa menampilkan komunikasi politiknya secara stasis dengan arah yang berhadap-hadapan, Golkar tertuntut untuk melakukan komunikasi politik dengan peran banyak wajah, lebih fleksibel dalam menyahuti persoalan-persoalan kontemporer terkait dengan kepentingan 'partai- dan kepentingan masyarakat. Komunikasi politik tersebut peneliti menyebutnya dengan Model Komunkasi Politik Banyak Wajah (Political Communication Multi Face Model)
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






