Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] HUBUNGAN FEAR OF MISSING OUT DENGAN SOCIAL MEDIA ADDICTION PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI PENGGUNA INSTAGRAM


"ABSTRAK
Tingginya penggunaan internet di Indonesia utamanya didominasi oleh pengguna media sosial. Usia terbanyak yang menggunakan media ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012020S3398S3398 Ahm hPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPADTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3398 Ahm h
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiv., 117 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110170076
    Klasifikasi
    S3398 Ahm h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "ABSTRAK
    Tingginya penggunaan internet di Indonesia utamanya didominasi oleh pengguna media sosial. Usia terbanyak yang menggunakan media sosial adalah 18-25 tahun yang biasanya merupakan mahasiswa. Jenis media sosial yang banyak digunakan mahasiswa adalah Instagram. Penggunaan media sosial pada mahasiswa memiliki beberapa dampak. Salah satunya adalah kecemasan. Suatu bentuk kecemasan baru yang erat kaitannya dengan media sosial yaitu fear of missing out (FoMO) atau kecemasan akan kemungkinan orang lain memiliki momen berharga tanpa kehadiran seorang individu. Salah satu bentuk dampak yang muncul akibat kecemasan tersebut adalah keinginan untuk terus terhubung dengan media sosial. Keinginan tersebut dapat memunculkan perilaku adiktif terhadap media sosial atau social media addiction (SMA). Perilaku tersebut memiliki beberapa dampak pada mahasiswa, seperti turunnya performa akademik, timbulnya konflik sosial.
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan fear of missing out dengan social media addiction pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran pengguna Instagram. Peneliti menggunakan alat ukur fear of missing out scale (FoMOS) dan Bergen social media addiction scale (BSMAS) dalam mengukur kedua variabel. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan non-eksperimental studi korelasional. Sampel yang terkumpul sejumlah 94 orang dengan menggunakan teknik stratified sampling yang terbagi menjadi empat strata (mahasiswa tingkat 1, mahasiswa tingkat 2, mahasiswa tingkat 3, mahasiswa tingkat 4). Dilakukan uji Spearman dalam melihat korelasi kedua variabel. Hasil yang didapatkan menunjukkan korelasi yang signifikan antara kedua variabel dengan hubungan yang positif. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kecemasan (FoMO) seorang individu, maka semakin tinggi juga kecenderungan individu tersebut menunjukkan perilaku adiktif terhadap media sosial (SMA), Instagram.
    Kata kunci: fear of missing out, social media addiction, Instagram, mahasiswa."
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi