Detail Cantuman

Image of Praktik perceraian pada kelurga rote thie di desa tanah merah, kupang - NTT

 

Praktik perceraian pada kelurga rote thie di desa tanah merah, kupang - NTT


ABSTRAK
Penelitian ini bertolak dari fenomena tentang Praktik Perceraian yang sering dilakukan oleh Keluarga Rote Thie di Tanah Merah dalam ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120100148301 Oil p/17.30Perpustakaan Pusat (REF.17,30)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    301 Oil p/17.30
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii,;312 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    301 Oil p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK
    Penelitian ini bertolak dari fenomena tentang Praktik Perceraian yang sering dilakukan oleh Keluarga Rote Thie di Tanah Merah dalam hukum Adatnya yang tidak mempermudah bahkan hukum Agama Kristen Protestan (yang dianut) yang melararignya. Terkesan perceraian sebagai penyimpangan namun terus terjadi sehingga membutuhakan penjelasannya. Demikianlah tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan eksistensi praktik perceraian. 2) Menemukan rasionalisasi dari praktik perceraian.
    Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang antara lain bertujuan mernahami proses sosial dari realitas tertentu. Alasan menggunakannya karena yang akan dikaji adalah proses sosial dari praktik perceraian yaitu untuk menemukan gambaran yang relatif holistik tentang realita itu. Informan dari penelitian ini adalah pelaku perceraian, keluarga utuh sebagai kelompok kontrol, tokoh-tokoh adat, tokoh agama dan Pemerintah Desa. Mereka dipandang tepat sebagai sumber data yang dapat memberi informasi yang relatif lengkap sesuai tujuan penelitian. Penentuan informan adalah menggunakan teknik Snowball. Keakuratan data diperoleh dengan menggunakan metode triangulasi, yaitu menyangkut triangulasi metode dan sumber data. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi dan menggunakan data sekunder. Dalam keadaan terbatas, akan digunakan juga analisa deskriptif kuantitatif.
    Hasil penelitian menunjukkan : Perceraian terjadi sebagai akibat anomi, yaitu karena adanya ketidaksesuaian antara tujuan perkawinan dan alat institusional untuk mencapai tujuan tersebut. Perceraian sebagai penyimpangan yang fungsional terhadap upaya menemukan kebahagiaan perkawinan. Perceraian mempunyai fungsi manifest sebagai solusi konflik dalam berkeluarga; sedangkan fungsi latennya adalah sebagai saluran sosial dalam upaya menemukan kebahagiaan berkeluarga
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi