
Text
(SKRIPSI) HUBUNGAN ANTARA PREMARITAL SEXUAL PERMISSIVENESS DENGAN PERILAKU SEKSUAL SEBELUM MENIKAH PADA INDIVIDU BERUSIA 18-24 TAHUN DI JATINANGOR
"ABSTRAK
Perubahan pada sikap terhadap perilaku seksual sebelum menikah, premarital sexual permissiveness, terjadi seiring dengan bertambahnya ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012021S3384 S3384 Sek h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (-) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3384 Sek hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2021 Deskripsi Fisik xii., 193 hlm.: ill.30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110140088Klasifikasi S3384 Sek hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab SEKAR AYU NUGRAHENI -
"ABSTRAK
Perubahan pada sikap terhadap perilaku seksual sebelum menikah, premarital sexual permissiveness, terjadi seiring dengan bertambahnya usia individu. Pada individu remaja akhir, kematangan hormon seksual dapat mengubah pandangan individu mengenai hubungan romantis dan intim sehingga dapat mendorong individu untuk terlibat dalam perilaku seksual sebelum menikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara premarital sexual permissiveness dengan perilaku seksual sebelum menikah pada individu remaja akhir. Peneliti menggunakan teori premarital sexual permissiveness dari Reiss (1967) dan perilaku seksual dari Kinsey, Pomeroy dan Martin (1948) dalam proses pengembangan alat ukur penelitian dan pembahasan hasil penelitian.
Peneliti mengambil data pada 119 individu berusia 18-24 tahun di Jatinangor yang tidak tinggal bersama orang tuanya dan berorientasi seksual heteroseksual. Metode yang digunakan adalah penelitian korelasi non-eksperimental kuantitatif. Peneliti menggunakan teknik convenience sampling. Peneliti menyebarkan online questionnaire dengan alat ukur Premarital Sexual Permissiveness dari Charista Febriandhani Pratiwi (2018) dan alat ukur Perilaku Seksual yang telah dikembangkan dan diuji berdasarkan hasil content validity dan hasil Cronbach’s Alpha alat ukur masing-masing yaitu 0,984 dan 0,970.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas individu (70,6%) pernah melakukan perilaku seksual sebelum menikah, seperti necking, petting, oral sex, dan sexual intercourse. Mayoritas individu yang memiliki premarital sexual permissiveness yang tinggi (93,2%) telah terlibat dalam perilaku seksual sebelum menikah. Setelah dilakukannya uji korelasi Wilcoxon Theta, terdapat hubungan positif yang moderat antara premarital sexual permissiveness dengan perilaku seksual sebelum menikah (θ(119) = 0,4024). Hal ini menunjukkan bahwa premarital sexual permissiveness dapat membantu memprediksi kecenderungan responden untuk melakukan perilaku seksual sebelum menikah sebesar 40,24%. Penelitian ini hanya menggambarkan fenomena yang ada pada responden yang terlibat dalam penelitian dan disarankan adanya penelitian lanjutan untuk menggali fenomena ini lebih dalam.
Kata kunci: Perilaku seksual sebelum menikah; premarital sexual permissiveness; remaja akhir."
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






