Detail Cantuman

Image of Preservasi Naskah Kuno di Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang : Studi Kasus Mengenai Preservasi Naskah Kuno di Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang

Disertasi/Tesis/Skripsi  

Preservasi Naskah Kuno di Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang : Studi Kasus Mengenai Preservasi Naskah Kuno di Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang


ABSTRAK
Naskah kuno atau manuskrip merupakan salah satu warisan budaya yang perlu dilestarikan. Museum Prabu Geusan Ulun yang terletak di Kota ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    KID1532025.341 069 NAD pPerpustakaan FIKOM UNPAD (Rak Layanan Karya Ilmiah)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Komunikasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    025.341 069 NAD p
    Penerbit Fikom Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    ix, 104 hlm. : Ilus. ; 21 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    025.341 069 NAD p
    Tipe Isi
    text
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK
    Naskah kuno atau manuskrip merupakan salah satu warisan budaya yang perlu dilestarikan. Museum Prabu Geusan Ulun yang terletak di Kota Sumedang menyimpan sebanyak 32 naskah kuno. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentangupaya preservasi naskah kuno di Museum Prabu Geusan Ulun sebagai bentuk pelestarian warisan budaya sunda. Upaya preservasi terbagi dua yaitu preservasi preventif dan preservasi kuratif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literature. Adapun yang menjadi informan adalah kepala yayasan dan kepala perpustakaan Museum Prabu Geusan Ulun. Hasil penelitian memberikan informasi bahwabelum adanya kebijakan tertulis mengenai kegiatan preservasi naskah kuno, namun kegiatan preservasi tetap berjalan dengan cara pencegahan kerusakan naskah kuno dari faktor suhu dan kelembaban, faktor cahaya, faktor biota dan faktor bencana. Selain itu upaya preservasi kuratif yang telah dilakukan yaitu fumigasi, transliterasi dan digitalisasi. Selama melakukan upaya preservasi naskah kuno menghadapi beberapa kendala yaitu kendala kebijakan, sumber daya manusia, anggaran dana dan alat pendukung. Walaupun demikian, pihak Museum Prabu Geusan Ulun tetap berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga naskah kuno dari kerusakan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi