<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14500">
 <titleInfo>
  <title>Strategi kerjasama antara daerah dalam pengelolaan sumber air di perusahaan air minum tirtawening kota Bandung</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hisni, Tubagus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xv,;328 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemiskinan merupakan realitas sosial cukup serius dihadapi bangsa &#13;
Indonesia sampai sekarang, termasuk di Sumatera Barat. Pada awalnya ban yak &#13;
kalangan yang tidak meyakini tingginya angka kemiskinan di Sumatera Barat &#13;
yang terkenal dengan budaya Minangkabau, dengan sistem kekerabatan &#13;
matrilineal dalam bentuk keluarga luas. Setelah melihat kenyataan yang ada, &#13;
berbagai pihak menganggap perlu dicarikan solusi pengentasan kemiskinan ini &#13;
yang berbasis nagari, sejalan dengan kebijakan yang telah diambil pemerintah &#13;
provinsi Sumatera Barat dengan program kembali ke nagari. Pertanyaan penelitian &#13;
yang diajukan adalah: bagaimana model pengentasan kemiskinan berbasis nagari &#13;
di Sumatera Barat. &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan : (I) Menggali akar munculnya proses kemiskinan &#13;
dan penyebab langgengnya kemiskinan di masyarakat nagari Pariangan; &#13;
(2)Menganalisis sejauhrnana kelembagaan nagari berfungsi meningkatkan &#13;
ekonomi anak nagari; (3) Merumuskan model pemberdayaan masyarakat miskin &#13;
yang berkelanjutan berbasis kondidi institusi nagari saat ini. Penelitian dilakukan &#13;
dengan menggunakan pendekatan kualitatif, mengambil kasus di Nagari &#13;
Pariangan Kabupaten Tanah Datar. Data dikumpulkan dengan menggunakan &#13;
&#13;
. teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Untuk &#13;
memperoleh kelengkapan dan ketepatan analisis dilakukan diskusi terfokus atau &#13;
Focuse Group Discussion (FGD). &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab langgengnya kemiskinan di &#13;
Nagari Pariangan sangat beragam, tidak sama antara satu keluarga dengan yang &#13;
lainnya. Diantara penyebab tersebut adalah kekurangan lahan untuk pertanian, &#13;
program pengentasan kemiskinan belum tepat sasaran, akibat gaya hidup yang &#13;
tidak hemat, masih ada anggota keluarga yang malas, masih tingginya budaya &#13;
korupsi dalam masyarakat, semua hal tersebut menyebabkan masalah kemiskinan &#13;
tidak kunjung terselesaikan di nagari. Banyak kelembagaan yang ada di nagari, &#13;
baik lembaga formal maupun informal, secara ideal memiliki tugas dan fungsi &#13;
meningkatkan kesejahteraan masyarakat di nagari, nainun hal itu belum berjalan. &#13;
Program pengentasan kemiskinan di nagari lebih banyak dilakukan orang luar, &#13;
bukan inisiatif dari masyarakat nagari sendiri, sehingga program pengentasan &#13;
kemiskinan belum berjalan efektif. Agar program pengentasan kemiskinan &#13;
berjalan berkelanjutan dengan visi pemberdayaan, perlu membentuk Badan &#13;
Pengentasan Kemiskinan Berbasis Nagari (BPKN) di tingkat jorong, dikoordinir &#13;
oleh bidang kesra pemerintah nagari dan didukung oleh komponen yang selama &#13;
ini berpotensi mendukung program pengentasan kemiskinan di nagari, seperti &#13;
perantau, kelembagaan di nagari, badan amil zakat dan pemerintah daerah. Badan &#13;
ini menjadi tujuan antara setiap pihak yang melaksanakan program pengentasan &#13;
kemiskinan di nagari.</note>
 <note type="statement of responsibility">Hisni, Tubagus</note>
 <subject authority="">
  <topic>emiskinan, Pemberdayaan, Institusi Lokal, Kemandir</topic>
 </subject>
 <classification>301 His s</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>301 His s/R.17.21</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001130100022</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.21)</sublocation>
    <shelfLocator>301 His s/R.17.21</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14500</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:34</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-21 14:44:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>