Detail Cantuman

Image of Budaya jurnalistik televisi di metro tv: pendekatan culture studies tentang budaya jurnalistik televisi di metro tv

 

Budaya jurnalistik televisi di metro tv: pendekatan culture studies tentang budaya jurnalistik televisi di metro tv


ABSTRAK

Hadirnya televisi swasta membuat masyarakat Indonesia memiliki banyak
pilihan alternatifdalam suguhan acara televisi, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120100070070.4 Kur B/17.1Perpustakaan Pusat (REF.17.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    070.4 Kur B/17.1
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv,;249hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    070.4 Kur B
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK

    Hadirnya televisi swasta membuat masyarakat Indonesia memiliki banyak
    pilihan alternatifdalam suguhan acara televisi, setelah bertahun-tahun hanya
    disuguhi program-program acara yang didominasi oleh televisi pemerintah, yaitu
    TVR!. Melalui SK Menpen No. 190AlKepl1987 Oktober 1987, pemerintah secara
    resmi mengijinkan beroperasinyasaluran stasiun televisi swasta di Indonesia.

    Berkembangnya televisi komersil ini mengikuti tuntutan pasar dan
    dibangun sebagai industri yang memiliki sifat ekonomi dan bagian penting dalam
    mendukung mekanisme ekonomi pasar.Menjalankan fungsi hiburan dan
    jurnalistik berbeda dengan fungsi yang dijalankan TVRI yang merupakan
    pendukung langsung proses pendidikan.

    Salah satu dampak dari kemunculan televisi komersil ini adalah maraknya
    berbagai program berita. Dua dari sebelas stasiun ini mengklaim dirinya sebagai
    televisi berita, yaitu Metro TV dan TVOne. Banyaknya program berita ini
    menimbulkan berrbagai fenomena, antara lain: (1) terjadinya pengulangan berita
    di berbagai stasiun televisi, (2) pembahasan topik yang sama berhari-hari, (3)
    dominasi berita oleh kota-kota besar, dan sebagainya.

    Penelitian ini mengangkat tentang budaya jurnalistik televisi yang terjadi
    di televisi berita Metro TV. Budayajumalistik yang dimaksud adalah suatu proses
    yang memusatkan perhatian pada masa lalu dan representasi kesinambungan
    sejarah maupun inovasi dalam nilai, praktek dan kebijakan jurnalistik yang
    dimunculkan melalui sisi ideologis dan pola pemberitaan sejak proses pencarian,
    pengumpulan, pengolahan sampai penyajian berita.

    Beberapa temuan penting dari penelitian ini adalah (l)Metro TV telah
    menjadi Top of Mind sebagai sumber informasi utama bagi pencari berita, (2)
    Kepentingan pemilik masih sangat kuat dalam mewarnai isi berita berkaitan
    dengan suksesi menuju RI-l tahun 2014, (3) Berita kekerasan masih mendominasi
    pemberitaan dalam televise karena merupakan kondisi nyata yang ada dalam
    masyarakat Indonesia saat ini dan Metro TV berkomitmen untuk mengurangi
    tayangan-tayangan tersebut dan akan lebih memberikan solusi dan penjelasan
    duduk perkara suatu peristiwa, (4) Metro TV secara khusus membuat programĀ­
    program acara yang secara khusus mengangkat nilai-nilai budaya ke Indonesiaan
    sebagai bagian dari misi Metro TV untuk membangkitkan dan mempromosikan
    kemajuan Bangsa dan Negara, (5) Tayangan pomografi, kesadisan, identitas anak
    pelaku kejahatan, pemberitaan tidak berimbang dan pencampuradukan fakta dan
    opini, serta masalah suap yang terjadi di Metro TV menunjukkan lemahnya
    pengawasan internal yang dilakukan , (6) Berita yang layak tayang di seleksi dan
    dievaluasi melalui rapat redaksi yang dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali, yakni jam
    06.00, 13.00 dan 19.00.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi