Iklan politik pemilihan presiden
ABSTRAK
IKLAN POLITIK PEMILIHAN PRESIDEN
(Konstruksi Makna Dan Strategi Pesan lklan Politik Televisi Oleh Konsultan
Politik Pada ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001110100147 659.143 Sya I/R.21.29 Perpustakaan Pusat (REF.21,29) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 659.143 Sya I/R.21.29Penerbit Program Pasca Sarjana : Bandung., 2011 Deskripsi Fisik 305 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 659.143Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Syarif, Eddy -
ABSTRAK
IKLAN POLITIK PEMILIHAN PRESIDEN
(Konstruksi Makna Dan Strategi Pesan lklan Politik Televisi Oleh Konsultan
Politik Pada Pemilihan Presiden Tahun 2009 )
Penelitian ini berjudul IkIan Politik Pemilihan Presiden (Konstruksi Makna dan Strategi Pesan lklan Politik Televisi Oleh Konsultan Politik Pada Pemilihan Presiden Tahun 2009), bermaksud untuk memahami makna dan strategi pesan yang dikonstruksi oleh konsultan politik tentang pesan iklan
politiknya. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah
mendeskripsikan makna dan strategi pesan iklan politik yang dilakukan oleh konsultan politik.
Pertanyaan-pertanyaan penelitian yang diajukan yaitu: bagaimanakah makna dan strategi pesan yang dilakukan oleh konsultan politik ?; bagaimanakah konsultan politik melakukan sasaran pesan iklan politiknya?; dan bagaimana pola pesan iklan politik yang dilakukan konsultan politik?.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan studi kasus. Subyek penelitian adalah tiga konsultan politik: ARSARI Group, FOX Indonesia, dan FASTCOMm yang terlibat menangani iklan politik pada pemilihan presiden tahun 2009.
Penelitian ini menggunakan instrumen peneliti, di mana melalui metode wawancara mendalam. Peneliti juga menggali data yang relevan tentang iklan politik di televisi melalui: studi dokumentasi video iklan politik, wawancara dengan beberapa informan, dan dokurnen berita dari surat kabar cetak dan surat kabar on line.
Hasil penelitian menemukan bahwa: konsultan politik menggunakan strategi : positioning, pembeda, dan branding. Konsultan politik beranggapan bahwa: klien talon presiden itu juga seperti sebuah produk, menggunakan prinsip marketing. Positioning pada masing-masing konsultan berbeda, konsultan politik incumbent (FOX Indonesia) melihat posisi pada kedua kanditat presiden lainnya, sebagai diferensiasinya membandingkan SBY dengan kedua kandidat lainnya. sementara konsultan lain Fastcomm melihat posisi SBY-Boediono dan tidak melihat pesaing Mega-Prabowo, dan diferensiasinya apa yang telah dikerjakan pemerintahan 2004-2009. Sementara konsultan politik ARSARI Mega House Syzygy Production tertuju pada hasil kerja pemerintahan SBY-JK tahun 2004¬2009 dan mengkritisinya. ARSARI, sasaran tujuannya adalah masyarakat kecil menengah kebawah, FOX indonesia, sasaran tujuannya tidak mengklasifikasikan strata ekonomi dan maupun usia; sedangkan Fastcomm, sasaran tujuannya adalah generasi muda mulai. Pola yang digunakan pada pesan iklan politik adalah FOX Indonesia yang mengerjakan candidat incumbent menggunakan pola bertahan. Fastcomm, sebagian iklannya menyerang SBY-Boediono , sedangkan ARSARI, menggunakan pola menyerang, itu terlihat pada: versi, tema, isi, dan tagline iklan politik mereka/
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






