
Text
[SKRIPSI] Gambaran Self-Concept pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran Yang Pernah Mengalami Body Shame
ABSTRAK
Meningkatnya penggunaan media sosial dan banyaknya pemamparan foto model dengan tipe tubuh yang sama dapat memicu wanita untuk ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19011020S3365 S3365 Put g Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3365 Put gPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2020 Deskripsi Fisik xiii., 120 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110160079Klasifikasi S3365 Put gTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab PUTRI SHANIA MAULIDIA R. -
ABSTRAK
Meningkatnya penggunaan media sosial dan banyaknya pemamparan foto model dengan tipe tubuh yang sama dapat memicu wanita untuk membandingkan tubuhnya dengan standar cantik dan ideal yang digambarkan oleh masyarakat, sehingga pada akhirnya mendorong wanita untuk memenuhi standar ideal tersebut. Wanita mulai menilai dan memandang dirinya lalu membandingkan dengan orang lain yang dianggap oleh kebanyakan masyarakat “ideal”. Ketika standar tersebut akhirnya tidak terpenuhi akan memicu perilaku negatif yang diarahkan pada diri sendiri, salah satunya adalah body shame. Perilaku body shame ini dapat mempengaruhi bagaimana terbentuknya self-concept pada individu.
Penelitian ini menggunakan rancangan non-eksperimental dengan metode deskriptif kuantitatif. Responden pada penelitian ini sebanyak 105 mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran yang pernah merasakan body shame didapatkan dengan menggunakan quota sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner Tennessee Self Concept Scale oleh Fitts yang telah diadaptasi oleh Swasti (2013), dan body shame subscale yang merupakan subskala dari alat ukur Objectified Body Consciousness Scale yang telah diadaptasi oleh Shafira (2019).
Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran yang pernah merasakan body shame tetap memiliki self-concept yang positif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa responden sudah dapat menerima dan memahami diri sendiri dengan baik, sehingga dapat menerima kenyataan bahwa setiap individu memiliki bentuk tubuh beraneka ragam, dan mampu melihat diri secara realistik. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa body shame dengan kategori sedang dan tinggi memiliki perbedaan yang signifikan terhadap self-concept.
Kata Kunci: self-concept, body shame, mahasiswi -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






