Komunikasi Magis Dukun (studi fenomenologi tentang kompetensi komunikasi dan konstruksi sosial dukun dalam perspektif dirinya di kabupaten Lamongan propinsi Jawa Timur
ABSTRAK
Penelitian ini berangkat dari fenomena maraknya orang
mempercayai dan mendatangi dukun. Dukun ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001130100164 302.2 Nur k/R.21.13 Perpustakaan Pusat (REF.21.13) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 302.2 Nur k/R.21.13Penerbit Program Pasca Sarjana : Bandung., 2013 Deskripsi Fisik xviii,;566 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 302.2Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Nurdin, Ali -
ABSTRAK
Penelitian ini berangkat dari fenomena maraknya orang
mempercayai dan mendatangi dukun. Dukun diyakini merniliki
kemampuan dan keahlian dalam memberikan sugesti dalam proses
menyembuhkan dan menolong orang. Masalah dalam penelitian ini
adalah bagaimana pengalaman, kemampuan dan keahlian dukun dalam
melakukan pekerjaannya mengobati dan menolong klien ? dan
bagaimana dukun mengkonstruksi diri dalam kehidupan sosialnya ? .
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan
mengeksplorasi sec am mendalam tentang kompetensi komunikasi
magis dan konstruksi sosial dukun berkaitan dengan pekerjaannya
dalam melayani dan mengobati klien.
Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan
metode penelitian kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah dukun
dan klien yang ada di wilayah Kabupaten Lamongan Propinsi Jawa
Timur. Sumber data atau informan dipilih secara purposive dengan
syarat informan yang mengalami secara langsung peristiwa yang
menjadi fokus penelitian, mampu menceritakan kembali peristiwa yang
dialaminya, dan bersedia dijadikan informan penelitian.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan
teknik wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Teknik analisis data
menggunakan tiga alur kegiatan yaitu: reduksi data, penyajian data,
dan penarikan kesimpulanlverifikasi. Sedangkan teori yang digunakan
adalah fenomenologi Alfred Schutz, interaksi simbolik, dan konstruksi
sosial.
Hasil penelitian ini mendeskripsikan tentang kemampuan dan
keahlian yang dimiliki dukun adalah suwuk, petungan, penerawangan,
dan prewangan. Kemampuan dan keahlian yang dimiliki dukun di atas
melahirkan konsep komunikasi baru yaitu komunikasi suwuk,
komunikasi petungan, komunikasi penerawangan, dan komunikasi
prewangan. Sedangkan konstruksi diri yang digunakan dukun untuk
menyebut pekerjaannya yaitu sebagai tukang syarat, tukang suwuk, dan
sebagai tabib.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






