<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14475">
 <titleInfo>
  <title>Komunikasi Ritual Pada Pertanian Atoni Pah Meto (studi etnografi komunikasi tentang budaya bertani Atoni Pah Meto di Oesena Timor Tengah Utara - Nusa Tenggara Timur)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Manafe, Yermia Djefri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvii,;514 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>•• &#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Penelitian ini adalah penelitian etnografi komunikasi tentang komunikasi &#13;
ritual pada ritual pertanian masyarakat adat Atoni Pah Meto. Komunikasi ritual &#13;
biasanya dilakukan oleh komunitas yang sering melakukan upacara-upacara &#13;
berlainan sepanjang tahun dan sepanjang hidup. Dalam acara-acara tersebut &#13;
orang-orang mengucapkan kata-kata atau menampilkan perilaku-perilaku tertentu &#13;
yang bersifat simbolik. Semua bentuk ritual adalah komunikatif, karena itu ritual &#13;
selalu merupakan suatu cara untuk menyampaikan sesuatu. &#13;
&#13;
Masyarakat adat Atoni Pah Meto adalah bagian dari etnik Timor di &#13;
Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur yang pada saat ini &#13;
masih bertahan dengan kegiatan ritual pada kegiatan pertanian mereka. Siklus &#13;
pertanian masyarakat adat Atoni Pah Meto selalu diawali dengan ritual yang &#13;
masing-masing memiliki makna tersendiri. &#13;
&#13;
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ritual-ritual pertanian &#13;
masyarakat adat Atoni Pah Me to , mengetahui nilai, norma, sikap, pandangan &#13;
dunia dan sistem kepercayaan masyarakat adat Atoni Pah Me to, hakikat dan &#13;
makna komunikasi ritual, komponen komunikatif, situasi komunikatif, peristiwa &#13;
komunikatif, tindak komunikatif, pola komunikatif, dan karakter komunikasi &#13;
ritual. Fokus penelitian ini adalah bagaimanakah komunikasi ritual pada ritual &#13;
pertanian masyarakat adat Atoni Pah Meto. &#13;
&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi ritual pada ritual &#13;
pertanian masyarakat adat Atoni Pah Meto terdiri atas empat belas bentuk ritual. &#13;
Ritual yang dilaksanakan oleh masyarakat tidak terlepas dari pandangan dunia dan &#13;
sistem kepercayaan masyarakat adat Atoni Pah Meto. Komponen komunikasi &#13;
ritual pada ritual pertanian masyarakat adat Atoni Pah Meto terdiri atas genre, &#13;
topik, tujuan, setting, partisipan, bentuk pesan, isi pesan, urutan tindakan, kaidah &#13;
interaksi, dan norma-norma. Pola kornunikasi ritual pada ritual pertanian &#13;
masyarakat adat Atoni Pah Meto terdiri atas: po la komunikasi ritual berupa &#13;
persembahan hewan ternak, pola komunikasi ritual berupa sapaan dan sembah &#13;
puja, pola komunikasi ritual berupa permohonan dan harapan, pola komunikasi &#13;
ritual berupa ucapan syukur. Komunikasi ritual pada ritual pertanian masyarakat &#13;
adat Atoni Pah Meto merupakan kegiatan berbagi dalam kebersamaan, sakral dan &#13;
keramat, kental akan simbol-simbol, pesan komunikasi ritual bersifat tersembunyi, &#13;
komunikasi kolektif, dan transendental. Peran penting ritual pada ritual pertanian &#13;
masyarakat adat Atoni Pah Meto antara lain: ritual dapat menghilangkan konflik, &#13;
ritual dapat mengatasi perpecahan dan membangun solidaritas sosial, ritual &#13;
mempersatukan, ritual memampukan masyarakat untuk memperoleh motivasi &#13;
baru, ritual menjadi alat yang ampuh dalam mengkondisikan situasi sosial. &#13;
&#13;
VI &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Manafe, Yermia Djefri</note>
 <subject authority="">
  <topic>atoni pah meto</topic>
 </subject>
 <classification>302.02</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.02 Man k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001130100172</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.21.11)</sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Man k/R..21.11</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14475</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:15:55</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-06-16 12:43:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>