Detail Cantuman

Image of Radio Suara Surabaya Sebagai Media Informasi Interaktif Studi kasus Radio Suara Surabaya Sebagai Media yang Memfasilitasi Proses Komunikasi Interaktif

 

Radio Suara Surabaya Sebagai Media Informasi Interaktif Studi kasus Radio Suara Surabaya Sebagai Media yang Memfasilitasi Proses Komunikasi Interaktif


ABSTRAK
Penelitian ini berangkat dari keunikan sebuah radio dengan khalayaknya yang kuat sebagai sebuah kasus menarik untuk diungkap. Radio ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130100204302.2 Had r/R.21.9Perpustakaan Pusat (REF.21.9)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Had r/R.21.9
    Penerbit Program Pasca Sarjana : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxii,;503 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK
    Penelitian ini berangkat dari keunikan sebuah radio dengan khalayaknya yang kuat sebagai sebuah kasus menarik untuk diungkap. Radio Suara Surabaya FM 100 (Radio SS) sebagai radio swasta komersial ini merupakan salah satu contoh sukses industri media penyiaran di Indonesia. Radio SS mengudara dengan konsep radio berita, dengan motto news, interaktif, solutif. Dalam realitasnya Radio SS bukan lagi sebagai radio biasa, yang hanya menyiarkan musik dan hiburan semata. Tetapi, Radio SS telah menjadi penghubung komunitas yang memonitor persoalan kehidupan keseharian warga Kota Surabaya dan sekitarnya yang masuk ke ruang publik (publicsphere).
    Radio SS kemudian "memonopoli" suasana. Ia menjelma menuju sebuah institusi yang dari fungsi awal informasi, menjadi lembaga yang mewadahi interaksi sosial sehari-hari dalam masyarakat. Mengandalkan dukungan "reporter jalanan" yang siap memberikan informasi. Radio siaran terestrial ini mengintegrasikan internet untuk mengurangi kelemahan jangkauan dan sifat sekilas. Keberadaanya ikut menentulcan dengan menjadi media interaktif bagi warga Kota Surabaya, serta memberikan layanan publiknya dengan mengintegrasikan siarannya ke internet.
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui realitas dinarnika Radio SS sebagai media informasi interaktif Landasan teori yang digunakan sifatnya sebagai suatu cara untuk menangkap "kebenaran" dan menelaah fenomena ini dalam memahami perkembangan media, sesuai dengan relevansi studi seperti teori penerimaan khalayak, studi media tindakan sosial dan teori media demokrasi partisipan. Penelitian menggunakan paradigma interpretif konstruktivis, dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode studi kasus. Analisis berdasarkan data hasil wawancara mendalam, observasi partisipan, telaah dokumen hasil survei dan FGD yang dilakukan SS, serta database pendengar.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa media informasi interaktif memberi layanan optimal kepada publik pendengar. Program interaktif mampu menghadirkan suasana keadaan sebenarnya karena para pendengar sendiri yang melaporkan peristiwa dan kejadiannya, dan interaktif memberi ruang kepada publik menyampaikan aspirasinya. Partisipasi pendengar dalam sistem produksi konten merupakan kunci kecepatan informasi media interaktif, dimana tindakan sosial warga ikut melaporkan peristiwa atau kejadian sebagai bentuk citizen journalism dengan kecepatan live report on the spot dan prinsip the news that you can use. SS menjadi sumber informasi dan lembaga konfirmasi informasi pendengar. Media berbasis lokal bisa mendapatkan kekuatan dan kemandirian berkat ikatan dengan komunitas atau kota yang mereka layani. Kekurangan SS pada kualitas interaktif dengan pendengar, dimana penyiar kurang kritis dan sering kurang menguasai topik yang sedang didiskusikan. Disarankan agar SS meningkatkan kualitas interaktif dengan konsisten menjaga sikap empati dan kepekaan pada persoalan yang sedang dihadapi publik, agar publik pendengar terbantu untuk menemukan solusinya.
    Kata kunci : radio siaran, media interaktif, partisipasi pendengar, jurnalisme warga, penerimaan pendengar.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi