Pengalaman Komunikasi Perempuan Minangkabau Dalam Pernikahan Antarbudaya Di Perantauan
ABSTRAK
Rita Gani : 210130100007: Pengalaman Komunikasi Perempuan Minangkabau Dalam Pernikahan Antarbudaya Di Perantauan (Sebuah Kajian ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001150100007 302.2 Gan p/R.21.8 Perpustakaan Pusat (REF.21.8) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 302.2 Gan p/R.21.8Penerbit Program Pasca Sarjana : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xviii,;493 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 302.2Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Gani, Rita -
ABSTRAK
Rita Gani : 210130100007: Pengalaman Komunikasi Perempuan Minangkabau Dalam Pernikahan Antarbudaya Di Perantauan (Sebuah Kajian Fenomenologi) : Program Pascasarjana UNPAD 2014: Tim Promotor Prof. Deddy Mulyana, MA., Ph.d (ketua), Prof. Dr. Soeganda Priyatna (anggota), Dr. Antar Venus, M.A.Comm (anggota)
Disertasi ini dilatarbelakangi oleh banyaknya perempuan Minangkabau yang menikah dengan laki-laki dari kebudayaan yang berbeda dan tinggal diperantauan. Padahal sebagai daerah yang menganut sistem matrilineal atau berdasarkan garis ibu, perempuan Minangkabau "kaya" secara adat istiadat dan membuatnya mengemban tugas mulia sebagai Bundo Kanduang yang menjaga rumah gadang dan harta warisan. Pernikahan antarbudaya dan tinggal di perantauan membuat mereka berhadapan dengan berbagai persoalan adat dan komunikasi keluarga yang unik.
Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi komunikasi. Proses pengumpulan data dilakukan dengan tekhnik wawancara mendalam dan pengamatan terhadap sepuluh orang perempuan Minangkabau yang menikah dengan laki-laki dari suku Jawa, Sunda, dan Palembang, dan tinggal di perantauan. Beberapa teori pendukung yang digunakan dalam disertasi ini antara lain komunikasi antarbudaya, fenomenologi komunikasi, komunikasi keluarga, interaksi simbolik dan teori konstruksi sosial.
Berdasarkan hasil penelitian, di temukan beragam keunikan pengalaman perempuan minangkabau dalam pernikahan antarbudaya yang dilaluinya di perantauan.Peneliti menemukan beberapa keunikan motif yang mendasari terjadinya pernikahan antarbudaya dan juga stereotip yang menyertai pernikahan tersebut. Untuk proses adaptasi, perempuan Minangkabau tidak hanya terjadi di keluarga saja tetapi juga dengan lingkungan rantaunya. Berbagai makna simbol komunikasi juga mereka alami sejak mulai dari masa perkenalan, tahapan menuju pernikahan serta dalam komunikasi keluarga. Perbedaan gaya komunikasi konteks tinggi dan konteks rendah juga menjadi temuan menarik dalam penelitian ini, yang pada akhirnya memunculkan karakteristik yang didasarkan pada budaya yang melatarbelakangi para inform an.
Kata kunci : Komunikasi keluarga, komunikasi antarbudaya, perempuan minang, merantau
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






