Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] Pengaruh Jumlah Teman Sebaya terhadap Perilaku Overimitasi pada Anak Prasekolah


ABSTRAK
Salah satu cara anak manusia mempelajari dan beradaptasi dengan lingkungannya adalah dengan mengamati dan meniru figur model. Namun, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19011020S3353S3353 Saf pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPADTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3353 Saf p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiv., 148 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110160094
    Klasifikasi
    S3353 Saf p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK
    Salah satu cara anak manusia mempelajari dan beradaptasi dengan lingkungannya adalah dengan mengamati dan meniru figur model. Namun, kecenderungan meniru dapat menyebabkan anak melakukan tindakan yang tidak relevan terhadap pencapaian tujuan atau dikenal dengan fenomena overimitasi. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa anak cenderung melakukan overimitasi terhadap perilaku model teman sebaya, terutama yang membentuk mayoritas, daripada dengan model berusia berbeda. Pada penelitian ini, dilakukan eksplorasi lebih lanjut mengenai jumlah teman sebaya yang dapat memengaruhi overimitasi pada anak secara signifikan.
    Sebanyak 72 partisipan yang berdomisili di Jatinangor berusia empat hingga tujuh tahun dengan taraf perkembangan normal diamati perilakunya terhadap aparatus berupa Glass Ceiling Box setelah menonton video berisi teman sebaya yang memperagakan dua rangkaian perilaku, efisien dan tidak efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan rancangan repeated measures design untuk mengamati perubahan perilaku overimitasi anak terhadap penambahan jumlah teman sebaya sebagai model. Hasil penelitian, melalui Uji Wilcoxon Signed-Rank, menemukan bahwa perilaku overimitasi anak meningkat secara signifikan (T = 619.50, z = -4.556, p = 0.000, p < 0.001) setelah menyaksikan dua orang teman sebaya memperagakan perilaku yang tidak efisien. Pada penelitian ini ditemukan bahwa jumlah teman sebaya yang dapat memengaruhi perilaku overimitasi lebih sedikit dari penelitian sebelumnya. Temuan ini diduga berkaitan dengan lokasi penelitian yang dilakukan di Indonesia dengan budaya kolektivis di mana kesamaan dengan kelompok lebih dihargai daripada perbedaan individual. Hal ini mengindikasikan adanya variasi budaya dalam overimitasi yang berkenaan dengan konformitas terhadap mayoritas.
    Kata kunci—overimitasi, teman sebaya, konformitas, anak prasekolah
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi