<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14459">
 <titleInfo>
  <title>Mantra sunda dalam tradisi naskah lama</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suryani NS, Elis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xix,;613 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Penelitian ini berjudul &quot;M antra Sunda dalam Tradisi Naskah Lama: &#13;
&#13;
Antara Konvensi dan Inovasi H. Persoalan menarik penelitian ini karena &#13;
ditemukannya 16 buah naskah tentang Mantra, yang sepanjang masa &#13;
perjalanannya disalin berkali-kali dalam kurun waktu yang berbeda, sehingga &#13;
mengundang berbagai perbedaan dalam bentuk penulisannya. Hal ini tentu saja &#13;
memerlukan pengkajian untuk menentukan naskah 'mantra' mana yang unggul &#13;
dan paling representatif dari sejumlah naskah mantra yang ada sebagai dasar &#13;
suntingan teks. Naskah mantra awalnya ditulis tahun 1910 oleh Ki Suparman, &#13;
beraksara Pegon dan berbahasa Sunda, yang mengacu kepada naskah berjudul &#13;
Doa dan Mantra beraksara Pegon berbentuk Puisi bertitimangsa 1890 dari Pacitan &#13;
Madiun, kernudian disalin ke dalam aksara Cacarakan dan berbahasa Sunda pada &#13;
tahun 1960 oleh Hj. Momoh Patimah, yang dijadikan sebagai dasar kajian &#13;
filologis penelitian ini. &#13;
&#13;
Metode deskriptif analisis komparatif yang digunakan berusaha &#13;
mendeskripsikan data secara terinci dan teliti, menganalisisnya dengan cermat, &#13;
serta membandingkannya secara tepat sasaran. Sedangkan metode kajiannya &#13;
berupa metode kritik teks, mengacu kepada metode landasan, karena dari lima &#13;
buah naskah, ada sebuah teks yang dianggap paling baik, unggul, dan lengkap, &#13;
dilihat dari segi kualitatif maupun kuantitatifnya. Metode kajian sastra yang &#13;
berkaitan dengan struktur, meiiputi: rima, irama, diksi, citraan, dan majas, serta &#13;
sosiologis sastra, yang mengungkap fungsi Mantra secara pragmatis di &#13;
masyarakat. &#13;
&#13;
Hasil suntingan teks sebanyak 407 bait teks mantra dianggap paling &#13;
unggul dan representatif dari sejumlah naskah yang ada, yang dipandang paling &#13;
mendekati teks asalnya, serta mudah dibaca dan dipahami oleh masyarakat masa &#13;
kini dan masa mendatang. Adapun Mantera Aji Cakra dan Mantera &#13;
Darmapamulih (kropak 421), dan ketiga kropak lainnya, yakni kropak 409, 413, &#13;
dan 414, diperkirakan sebagai arketip dari naskah mantra yang ada saat ini, &#13;
sebagaimana terungkap dalam naskah Sanghyang Siksakandang Karesian. &#13;
&#13;
Mantra dipandang sebagai 'dokumen dan kerifan lokal budaya' Sunda. &#13;
&#13;
Pcngarnal mantra beranggapan bahwa membaca mantra sama dengan membaca &#13;
'doa'. Kajian struktur dan makna mantra telah mampu menguak eksistensi dan &#13;
fungsi mantra dalam upaya mengungkap baik dan buruknya penggunaan mantra. &#13;
Mantra layak disikapi secara bijak. agar Pengamal dan Bukan Pengamal Mantra &#13;
dapat hidup berdampingan, selaras dan harmonis. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Mantra dalam Kehidupan Masyarakat Sunda &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Suryani NS, Elis</note>
 <subject authority="">
  <topic>Mantra dalam kehidupan</topic>
 </subject>
 <classification>810</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>810 Sur M/R.18.44</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120100152</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.18.44)</sublocation>
    <shelfLocator>810 Sur M/R.18.44</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14459</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:14:29</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-05 14:15:01</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>