Detail Cantuman

Image of Pemetaan Masalah Kesehatan Masyarakat Miskin Dalam Upaya Merancang Program Literasi Informasi Kesehatan di Jawa Barat : Studi Kasus tentang Kesehatan Masyarakat Miskin di Desa Wangunjaya Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut Sebagai Dasar Perancangan Program Literasi Informasi Kesehatan

Disertasi/Tesis/Skripsi  

Pemetaan Masalah Kesehatan Masyarakat Miskin Dalam Upaya Merancang Program Literasi Informasi Kesehatan di Jawa Barat : Studi Kasus tentang Kesehatan Masyarakat Miskin di Desa Wangunjaya Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut Sebagai Dasar Perancangan Program Literasi Informasi Kesehatan


ABSTRAK
Masalahkesehatan merupakan suatu kondisi dimana individu mengalami hambatan dalam mencapai derajat hidup sehat yang lebih baik. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    KID1517362.507 SRI pPerpustakaan FIKOM UNPAD (Rak Layanan Karya Ilmiah - Tesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Komunikasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    362.507 SRI p
    Penerbit Fikom Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 109 hlm. : Ilus. ; 21 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    362.507 SRI p
    Tipe Isi
    text
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK
    Masalahkesehatan merupakan suatu kondisi dimana individu mengalami hambatan dalam mencapai derajat hidup sehat yang lebih baik. Masyarakat miskin mempunyai masalah kesehatan yang lebih dibandingkan masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas. Walaupun program kesehatan diselenggarakan belum tentu menjamin bahwa program tersebut memberikan kemudahan kepada masyarakat miskin dalam mengaplikasikannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan suatu pemetaan masalah kesehatan masyarakat miskin dari segi perilaku, lingkungan, genetik dan akses terhadap layanan kesehatan. Harapan dapat dijadikan sebagai salahsatu acuan dalam pembuatan rancangan program literasi kesehatan di Jawa Barat. Agarmasalah kesehatan yang muncul dapat terselesaikan, kemampuan literasi informasi kesehatan masyarakat meningkat serta derajat kesehatan yang lebih baik dapat diperoleh masyarakat secara menyeluruh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian diketahuibahwa faktor utama masalah kesehatan yang dihadapi terletak pada lingkungan fisik berupa mandi cuci kakus (MCK)dan sanitasi, non fisik meliputi pendapatan ekonomiyang berpengaruh pada pemenuhan gizi, demografis pada aksesibilitas dan transportasi. Faktor genetik berupa penyakit ISPA, lambung dan penyakit kulit lainnya. Faktor perilaku berupa pemahaman konsep sehat dan sakit serta faktor layanan kesehatan terletak pada masalah internal dan eksternal layanan kesehatan itu sendiriseperti sarana prasarana seadanya, kurangnya pemasokan obat-obatan dan lain-lain.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi