<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14458">
 <titleInfo>
  <title>Naskah QISSATU SYAM'UN UBN KHALID BIN WALID Analisis Struktur dan Fungsi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Supriadi,Dedi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>x,;357 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Disertasi berjudul Qissatu Syam 'un ibn Khalid ibn Walid: Analisis &#13;
Struktur dan Fungsi. Objek penelitian berupa 5 buah naskah berbahasa dan aksara &#13;
Arab yang berjudul Qissatu Syam 'iin ibn Khalid ibn Walid. Naskah tersebut diberi &#13;
kode dengan A,B,C,D, dan E agar mudah dibedakan antara satu dengan yang &#13;
lainnya. Kelima naskah tersebut dideskripsikan, dianalisis dengan metode &#13;
landasan. Hasilnya diketahui bahwa naskah A memiliki kelebihan dalam bacaan &#13;
dan paling sedikit kesalahan tuIis. Naskah tersebut merupakan naskah kisah yang &#13;
menceritakan perjuangan seorang tokoh utama bemama Syam'un dalam syiar &#13;
agama Islam di Makkah dan Madinah. &#13;
&#13;
Hasil peneIitian mengungkapkan tiga hal penting, yaitu dari aspek filologi, &#13;
struktur sastra, dan fungsi naskah di pesantren. Aspek filologi menunjukkan &#13;
bahwa naskah A disalin oleh orang yang paham akan bahasa dan aksara naskah. &#13;
Hal itu dapat dibuktikan dari jurnlah kesalahan yang sangat sedikit sekali. &#13;
&#13;
Aspek sastra, perbedaan utama struktur naskah Syam 'un ibn Khalid ibn &#13;
Walid dengan teori Greimas terletak pada gagasannya tentang three spheres of &#13;
opposed bahwa di dalam cerita tradisional (naratif) hanya terdapat enam aktan &#13;
dengan tiga hubungan oposisional: (1) subjek-objek, (2) pengirim-penerima, dan &#13;
(3) penolong-penentang. Di dalam naskah Syam 'un ibn Khalid ibn Walid, sebagai &#13;
konsekuensi dari adanya motif risalah Islam, terdapat &quot;tokoh&quot; penentu cerita yaitu &#13;
Allah dengan fungsi takdir-Nya. Dalam keyakinan umat Islam, Allah adaIah al­ &#13;
ahad (Yang Maha Esa dengan tanpa biIangan): Subjek yang memutuskan objek, &#13;
Pengirim yang memutuskan penerima, dan keputusan-Nya tidak dipengaruhi oIeh &#13;
pendukung ataupun penentang. OIeh sebab itu eksistensi-Nya tidak memiIiki &#13;
oposisi. Di daIam skema aktan Greimas, &quot;tokoh&quot; Allah tidak dapat ditempatkan di &#13;
dalam aktan manapun, kecuali: (1) &quot;Allah swt.&quot; dapat menjadi subjek hanya &#13;
daIam kaitannya dengan af'al 'segaIa perbuatan' dan sifat-sifat-Nya atas makhIuk, &#13;
(2) &quot;Allah swt.&quot; dapat menjadi sender atau helper jika subjeknya adaIah seorang &#13;
rasuI dan objek, receiver, serta opponent-nya berkaitan dengan risalah iman-IsIam &#13;
atau penolakan terhadap bentuk-bentuk kekufuran (pengingkaran tauhid), &#13;
sedangkan (3) daIam kaitan subjeknya adalah manusia biasa, Allah hanya dapat &#13;
dikarakterisasi dengan akteur &quot;takdir Allah&quot; sebagai helper, dengan &#13;
mengasumsikan Iemahnya seluruh fungsi akteur yang lain, atau Iebih disarankan &#13;
sebagai akteur pada aktan khusus non-oposisional dan bersifat &quot;sangat &#13;
menentukan&quot;. &#13;
&#13;
Keberadaan ayat AIquran dan hadis daIam teks merupakan satu cara &#13;
penuIis teks daIam memberikan keyakinan pada pembaca bahwa bacaan daIam &#13;
teks merupakan hal yang penting. Dengan demikian, pembaca memiIiki motivasi &#13;
untuk seIaIu membaca teks. Fungsi naskah pada zamannya merupakan kitab &#13;
bacaan dan sumber informasi keagamaan karena mengandung nilai-nilai ajaran &#13;
agama yang sangat relevan dengan Islam. &#13;
&#13;
11 &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Supriadi,Dedi</note>
 <subject authority="">
  <topic>Struktur dan pungsi</topic>
 </subject>
 <classification>810</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>810 Sup N/R.18.43</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001140100098</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.18.43)</sublocation>
    <shelfLocator>810 Sup N/R.18.43</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14458</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:14:29</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-05 14:09:02</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>