Detail Cantuman

Image of Kontruksi Berstruktur Predikat Subjek Dalam Bahasa Indonesia

 

Kontruksi Berstruktur Predikat Subjek Dalam Bahasa Indonesia


ABSTRAK

Disertasi ini berjudul "Konstruksi Berstruktur Predikat-Subjek dalam
Bahasa Indonesia". Aspek yang dikaji dalam ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140100088410 Wag K/R.18.27Perpustakaan Pusat (REF.18.27)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    410 Wag K/R.18.27
    Penerbit Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv,;278 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    410
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK

    Disertasi ini berjudul "Konstruksi Berstruktur Predikat-Subjek dalam
    Bahasa Indonesia". Aspek yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) tipe-tipe
    konstruksi berstruktur predikat-subjek, (2) perilaku sintaktis konstruksi
    berstruktur predikat-subjek, dan (3) pilihan struktur antara predikat-subjek dan
    subjek-predikat dalam bahasa Indonesia. Teori yang digunakan dalam penelitian
    ini mengacu pada teori Kaswanti Purwo (1987; 1989b); Sugono (1995);
    Kridalaksana (2007); dan Halim (1984). Metode yang digunakan adalah metode
    deskriptif. Sumber data berupa bahasa Indonesia ragam fiksi, ragam jumalistik,
    dan ragam ilmiah.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi berstruktur P-S dalam
    bahasa Indonesia itu (1) dapat diubah/dikembalikan menjadi S-P; (2) dapat diubah
    menjadi S-P, tetapi P-S lebih Iazim; (3) dapat diubah menjadi S-P, tetapi dengan
    persyaratan sintaktis tertentu; dan (4) tidak dapat diubah menjadi S-P. Perubahan
    dari P-S menjadi S-P pada konstruksi ini akan menghasilkan (4.i) konstruksi yang
    diragukan keberterimaannya dan (4.ii) konstruksi yang tidak berterima.
    Konstruksi jenis (I) terdapat pada (a) konstruksi interogatif, (b) konstruksi yang,
    (c) konstruksi frasa adjektival, (d) konstruksi dengan S yang pendek, dan (e)
    konstruksi dengan S kompleks; tetapi P disertai adverbia. Konstruksi jenis (2)
    terdapat pada ( a) konstruksi imperatif, (b) konstruksi ekslamatif, (c) konstruksi
    adverbia, dan (d) konstruksi frasa numeralia. Konstruksi jenis (3) terdapat pada
    konstruksi dengan P yang memerlukan K secara wajib. Konstruksi jenis (4.i)
    terdapat pada (a) konstruksi -lah; (b) konstruksi tak seorang pun; (c) konstruksi
    verba ada eksistensial yang diikuti K; (d) konstruksi dengan S kompleks, kecuali
    jika P disertai adverbia; dan (e) konstruksi diawali K dan S berupa S kompleks.
    Adapun konstruksi jenis (4.ii) terdapat pada konstruksi verba ada eksistensial
    yang tidak diikuti K. Dengan demikian, pola urutan fungsi sintaktis bahasa
    Indonesia ada yang S-P dan ada pula yang P-S.

    Kata kunci: konstruksi, struktur, subjek, predikat

    iv

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi