<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14441">
 <titleInfo>
  <title>Verba berendonim indra penglihatan dalam bahasa Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Idris, Nuny Sulistiany</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvi,;306 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Disertasi ini berjudul &quot;Verba Berendonim Indra Penglihatan dalam Bahasa &#13;
Indonesia&quot;. Penelitian ini dilatari terbatasnya penelitian tentang verba berendonim &#13;
indra penglihatan dalam bahasa Indonesia. Rumusan masalah penelitiannya adalah: &#13;
(1) apa variasi bentuk lingual verba berendonim indra penglihatan yang banyak &#13;
digunakan; (2) bagaimana skema representasinya; dan (3) bagaimana kognisi &#13;
menentukan ranah penggunaannya. Tujuan penelitian ini adalah: (1) menemukan &#13;
variasi verba berendonim indra penglihatan yang banyak digunakan; (2) membuat &#13;
skema representasi; dan (3) menjelaskan bagaimana kognisi menentukan ranah &#13;
penggunaannya. Pada dasarnya penelitian ini mengaplikasikan teori yang ada dan &#13;
hasilnya diharapkan dapat memperkaya kajian semantis verba terutama hubungan &#13;
penggunaan verba ini dengan kognisi penuturnya. &#13;
&#13;
Penelitian ini mengunakan pendekatan dan teori yang bersifak eklektif. Teori &#13;
yang dijadikan acuan adalah teori linguistik kognitif dan semantik leksikal. Metode &#13;
penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan mixed method qualitative &#13;
and quantitative dengan teknik catat dan angket untuk pengumpulan datanya. T eknik &#13;
catat digunakan untuk mencatat variasi lema &quot;lihat&quot; dari tesaurus, kamus, dim artikel &#13;
dari internet. Teknik angket digunakan untuk mengetahui respons penutur, membuat &#13;
skema representasi, dan mengetahui kognisi penutur. &#13;
&#13;
T emuan penelitian ini adalah: (1) verba yang paling banyak digunakan adalah &#13;
&quot;menonton&quot; karena berhubungan dengan aktivitas sehari-hari yang paling sering &#13;
dilakukan orang Indonesia, yaitu menonton televisi sedangkan verba yang tidak &#13;
pernah digunakan adalah menjingau &quot;menjenguk&quot; dan meranggul &quot;mendongak &#13;
sedikit&quot; karena pada umumnya penutur tidak memahami maknanya; (2) berdasarkan &#13;
skema representasinya ada verba yang memiliki persamaan relasi verba pada kamus &#13;
dengan relasi verba pada penggunaan sehari-hari dan ada yang tidak; struktur &#13;
semantis verba berendonim indra penglihatan selain MELIHAT IMERASAKAN, &#13;
MELIHAT IMEMIKIRKAN, MELIHATIMENGETAHUI, MELIHAT IMELAKUKAN adalah &#13;
MELIHAT IMENGGERAKKAN, TIDAK MELIHAT /MENGGERAKKAN; (3) ada 14 &#13;
kelompok ranah penggunaan verba berendonim indra penglihatan dengan subranah &#13;
&quot;sepakbola&quot; sebagai ranah yang paling banyak menggunakan verba ini; ada verba &#13;
yang mengalami pergeseran makna, yaitu melongok dan menunduk serta ada verba &#13;
yang mengalami perubahan makna, yaitu memicingkan dan melawat. &#13;
&#13;
Simpulan penelitian ini adalah (1) verba yang paling banyak digunakan adalah &#13;
verba yang berhubungan dengan aktivitas sehari-hari yang paling sering dilakukan &#13;
dan semakin tinggi pendidikan seseorang, semakin banyak digunakan variasi verba &#13;
berendonim indra penglihatan, sebaliknya semakin rendah pendidikan seseorang &#13;
semakin sedikit variasi verba yang digunakannya; (2) skema representasi &#13;
mengambarkan hubungan antara makna verba dengan pemaparannya pada kamus dan &#13;
penggunaannya pada kehidupan sehari-hari; (3) kognisi menentukan ranah &#13;
penggunaan verba dengan cara menghubungkan ruang mental dengan pengalaman &#13;
indrawi penutumya. &#13;
&#13;
iv &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Idris, Nuny Sulistiany</note>
 <subject authority="">
  <topic>Beremdonim</topic>
 </subject>
 <classification>410</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>410 Idr v/R.18.23</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120100302</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.18.23)</sublocation>
    <shelfLocator>410 Idr v/R.18.23</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14441</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:14:29</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-04 10:11:01</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>