<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14437">
 <titleInfo>
  <title>Kalimat pasif bahasa jepang:</title>
  <subTitle>kajian sintaksis dan semantis</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dedi Sutedi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xv,;319 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>BSTRAK &#13;
&#13;
Penelitian tentang kalimat pasif Bahasa Jepang (BJ) sudah banyak dilakukan, namun &#13;
masih banyak masalah yang belum terungkap. Misalnya, adanya dua buah kalimat pasif &#13;
yang memiliki konstruksi (fungsi dan kategori sintaksis) sama, tetapi yang satu berterima &#13;
sementara yang lainnya tidak berterima. Hal ini terjadi karena dari subkategori sintaksis &#13;
yang dapat mengisi subjek dan pelengkap kalimat BJ ada aturan tertentu yang belum jelas, &#13;
di samping peran semantis setiap argumen dan tipe verba yang menjadi predikatnya juga &#13;
mempengaruhi keberterimaan kalimat pasif BJ. Oleh karena itu, pemilahan jenis kalimat &#13;
pasif yang ada selama ini belum mencukupi karena kajian masalah peran semantis hampir &#13;
tidak pernah dikaitkan dengan kajian pasif. &#13;
&#13;
Penelitian ini mencoba untuk menata kembali tipe-tipe kalimat pasif BJ secara &#13;
sintaktis dan semantis me1alui analisis deskriptif berdasarkan data aktual yang digunakan &#13;
dalam BJ modern dari berbagai sumber. Kajian sintaktis menyangkut struktur yang &#13;
mencakup setiap fungsi dan kategori sintaksis yang membentuk struktur pasif BJ. Kajian &#13;
semantis menyangkut masalah peran semantis setiap slot (argumen dan verba yang menjadi &#13;
predikat). &#13;
&#13;
Hasil analisis data diketahui ada dua be1as struktur kalimat pasif (struktur A-L) yang &#13;
digunakan dalam BJ. Kedua be1as struknir tadi dipilah lagi ke dalam delapan belas tipe &#13;
(tipe I-XVIII) berdasarkan peran se mantis dan rnakna verba yang menjadi predikatnya &#13;
karena satu struktur digunakan oleh beberapa tipe. Struktur A digunakan dalam tipe I-VI, &#13;
struktur G digunakan dalam tipe XII dan XIII, sedangkan yang lainnya masing-masing &#13;
digunakan dalam satu tipe. &#13;
&#13;
Dalam penelitian ini, kalimat pasif BJ pertama dipilah berdasarkan asal subjeknya &#13;
menjadi pasif murni dan pasif takmurni. Pasif murni adalah kalimat pasif yang subjeknya &#13;
berasal dari argumen kalimat aktifnya, sedangkan pas if takmurni adalah kalimat pasif yang &#13;
subjeknya berasal dari luar argumen. kalimat aktifnya. Pasif murni dibagi dua, yaitu (a) &#13;
pasif yang berpredikat verba transitif dan (b) pas if yang berpredikat verba dwitransitif. &#13;
Pasif murni transitif dipilah lagi ke dalam (i) pasif yang bersubjek nomina bernyawa (tipe I) &#13;
dan (ii) pasif yang bersubjek nomina tidak bernyawa (tipe II-VIII). Pas if murni verba &#13;
dwitransitif dipilah ke dalam (i) pasif yang bersubjek nomina bernyawa (tipe IX), (ii) pasif &#13;
yang bersubjek nomina tidak bernyawa (tipe X), dan pasif yang bersubjek nomina &#13;
(benyawa dan tidak) yang disebut pas if konten (tipe XI), sehingga pasif murni ini ada &#13;
sebelas tipe. Ciri pasif tipe I adalah subjek dan pelengkapnya berupa nomina bernyawa, ciri &#13;
tipe II harus diisi oleh verba yang menyatakan arti merusak (menguntungkan), ciri tipe III &#13;
diisi dengan verba yang menyatakan arti menaikkan nilai subjek (menguntungkan), ciri tipe IV &#13;
pelakunya harus orang terkenal, ciri tipe V pelakunya harus disamarkan, ciri tipe VI &#13;
pelengkapnya nomina tidak bernyawa, ciri tipe VII pelakunya diikuti partikel NI YOTIE, &#13;
ciri tipe VIII pelakunya tidak dimunculkan, dan ciri tipe IX, X, dan XI memiliki tiga buah &#13;
&#13;
argumen. \. &#13;
&#13;
Pasif takmurni dibagi ke dalam (a) pasif yang berpredikat verba transitif (termasuk &#13;
dwitransitif) yang dipilah ke dalam (i) pasif kepemilikan (tipe XII) dan (ii) pasif non &#13;
kepemilikan (tipe XIII), dan (b) pasif yang berpredikat verba intransitif mencakup (i) pasif &#13;
intrasitif (tipe XIV), (ii) pasif keberadaan (tipe XV), (iii) pasif gerak perpindahan (tipe XVI), &#13;
(iv) pasif melewati (path) (tipe XVII), dan (v) pas if perubahan (tipe XVIII), sehingga &#13;
dihasilkan tujuh tipe pasif takmurni. Ciri tipe XIV memiliki dua argumen, ciri tipe XV diisi &#13;
oleh verba IRU (ada), ciri tipe XVI diisi oleh verba perpindahan sepertipergi, datang, pulang. &#13;
Ciri tipe XVII diisi oleh verba yang menyatakan arti melewati (path) seperti wataru &#13;
(menyebrangi), aruku (berjalan). Ciri tipe XVIII hanya diisi oleh verba NARU (menjadi). &#13;
&#13;
IV &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Dedi Sutedi</note>
 <subject authority="">
  <topic>kalimat pasif</topic>
 </subject>
 <classification>401.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>401.4 Sut k/R.18.19</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120100261</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.18.19)</sublocation>
    <shelfLocator>401.4 Sut k/R.18.19</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14437</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:14:29</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-04 08:35:18</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>