Detail Cantuman

Image of Afiksasi verbal (L) bahasa Lampung dalam kitab Kuntara Raja Niti dan buku ajar : kajian morfologis dan semantis

 

Afiksasi verbal (L) bahasa Lampung dalam kitab Kuntara Raja Niti dan buku ajar : kajian morfologis dan semantis


ABSTRAK
Disertasi ini berjudul "Afiksasi Verba(1) Bahasa Lampung Dalam Kitab Kuntara Raja Niti dan Beberapa Buku Ajar: Kajian Morfologis dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140100015401.4 Ari a/R.18.17Perpustakaan Pusat (REF.18.17)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    401.4 Ari a/R.18.17
    Penerbit Program Pasca Sarjana : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xix,;374 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    401.4
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK
    Disertasi ini berjudul "Afiksasi Verba(1) Bahasa Lampung Dalam Kitab Kuntara Raja Niti dan Beberapa Buku Ajar: Kajian Morfologis dan Semantis". Penelitian ini mengkaji tiga hal utama, yaitu (1) Afiks verba bahasa Lampung yang muncul dalam kitab Kuntara Raja Niti dan buku ajar. (2) Distribusi pembentukan verba pada afiksasi verba bahasa Lampung dalam kitab Kuntara Raja Niti dan buku ajar. (3) Makna gramatikal invarian dan leksiko¬gramatikal yang muncul setelah afiksasi verba bahasa Lampung dalam kitab Kuntara Raja Niti dan buku ajar.
    Data diperoleh dari kitab Kuntara Raja Niti dan buku ajar berbahasa Lampung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori gabungan antara pakar linguistik berbahasa Inggris dan Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam pembahasannya, data yang berisi afiksasi verba dikumpulkan, kemudian dianalisis dengan menentukan jenis afiksnya, diteliti bagaimana pendistribusian bentuknya, kemudian dicari makna gramatikal invarian dan leksiko-grammatikal setelah afiksasi. Hasil penelitian ini menunjukan sebagai berikut.
    1. Ditemukan lima buah prefiks verba yang terdiri atas prefiks {N-}, {B-}, ti-, te¬dan di- Prefiks {N-}, menghasilkan lima buah alomorf, yaitu ng-, ny-, m-, n-, dan nge-. Prefiks {B-} menghasilkan dua buah alomorf bu- dan be- sisanya berupa prefiks ti-, te- dan di- tidak memiliki alomorf. Selain itu, ditemukan 17 (tujuh belas) konfiks pembentuk verba Ketujuli belas konfiks tersebut adalah
    Konfiks rag-... -i, ny-...-koI-kon, ny-...-i, n...ko/-kon, n
    ...-koI-kon, nge-...-ko/-kon, bu-...-an, be -...-an, ti-...-
    ko/-kon, ti-...-i, di-... -i, di-...-koI-kon, ke-... -an dan ditemukan dua buah Milks pembentuk verba pada bahasa Lampung, yaitu infiks ,..-en-... dan infiks Pada bahasa Lampung, penggunaan sufiks (—an, -i dan
    ko/kon) yang melekat pada dasar tanpa didabului prefiks tidak tergolong sebagai verba. Untuk membentuk sebuah verba sufiks tersebut harus selalu melekat pada dasar dengan disertai prefiks (berupa paduan/konfiks).
    2. Pada distribusi pembentukan verba bahasa Lampung ditemukan dua jenis distribusi bentuk verba, yaitu verba infleksional dan verba derivasional. Verba infleksional atau bentukan verba yang berasal dari verba ada pada setiap data atau sangat produktif pada bahasa Lampung. Selain itu, ditemukan verba derivasional atau verba yang diperoleh dari dasar yang berkategori bukan verba. Kategori tersebut adalah nomina, adjektiva, adverbia, pronomina, dan numeralia.
    3. Makna gramatikal invarian dan leksiko-gramatikal yang ditemukan pada data cukup bervariatif bergantung pada afiks yang digunakan pada pembentukan verba.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi