Detail Cantuman

Image of Makna Perintah Dalam Kalimat Interogatif Pada Karya Sastra Berbahasa Indonesia : Analisis Struktur Dan Pragmatik

 

Makna Perintah Dalam Kalimat Interogatif Pada Karya Sastra Berbahasa Indonesia : Analisis Struktur Dan Pragmatik


BSTRAK

·1

Disertasi ini berjudul ''Makna Perintah dalam Kalimat Interogatif pada Karya
Sastra Berbahasa ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150100037306.44 Cha M/R.18.12Perpustakaan Pusat (REF.18.12)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    306.44 Cha M/R.18.12
    Penerbit Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvi,;331 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    306.44
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • BSTRAK

    ·1

    Disertasi ini berjudul ''Makna Perintah dalam Kalimat Interogatif pada Karya
    Sastra Berbahasa Indonesia: Analisis Struktur dan Pragmatik". Penelitian ini
    mengkaji pemarkah perintah dan makna pragmatik perintah yang terdapat dalam
    kalimat interogatif pada bahasa Indonesia. Tujuan yang akan dicapai dalam
    penelitian ini adalah merumuskan pemarkah yang menjadi penanda perintah serta
    merumuskan dan menjelaskan makna pragmatik perintah yang terdapat pada
    kalimat interogatif dalam karya sastra berbahasa Indonesia. Masalah pertama
    dalam penelitian ini akan dijawab melalui teori strukturaI, sedangkan masalah
    yang kedua akan dijawab dengan teori pragmatik, Data dalam penelitian ini
    diambil dari enam novel. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori
    eampuran (ekIektik) yang bersumber dari para pakar linguistik asing dan pakar
    linguistik Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
    kualitatif dengan data deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan dalam
    penelitian ini adalah teknik agih dan teknik padan pragmatis. Berdasarkan analisis
    data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pemarkah perintah dalam kalimat
    interogatif terdiri dari pemarkah leksikal dan pemarkah gramatikal. Pemarkah
    leksikaI meliputi kata tanya, kata tanya negatif nggalr/takkan , dan kata suruh
    afirmatif. . Pemarkah gramatikal meliputi penambahan partikel, penambahan
    sufiks, dan kategori fatis. Adapun makna perintah yang dihasilkan dari kalimat
    interogatif meliputi makna pragmatik ajakan berjumlah 19 data, makna pragmatik
    perintah berjumlah 32 data, makna pragmatik permintaan berjumlah 75 data,
    makna pragmatik larangan berjumlah 77 data, makna pragmatik saran berjumlah
    7 data, makna pragmatik desakan berjumlah 29 data, makna pragmatik
    penawaran berjumlah 26 data, makna pragmatik permintaan izin berjumlah 14
    data, mama pragmatik anjuran berjumlah 4 data, dan mama pragmatik
    permohonan berjumlah 3 data Dari data yang ditemukan, makna perintah yang
    sering muneul dalam kalimat interogatif pada karya sastra Indonesia adalah
    makna pragmatik permintaan dan mama pragmatik larangan.

    iv

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi