
Text
[SKRIPSI] Hubungan Keterlibatan Ayah Yang Bekerja Sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI) Dengan Psychological Well-Being Pada Remaja.
ABSTRAK
Keterlibatan ayah adalah perilaku pengasuhan yang dilakukan ayah kepada anaknya. Keterlibatan ayah penting diterima oleh anak agar ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan S3335.C1 S3335 Pra h.C1 Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3335 Pra h.C1Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2020 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 19011016066Klasifikasi S3335Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab Pratama Rifqi Prabowo -
ABSTRAK
Keterlibatan ayah adalah perilaku pengasuhan yang dilakukan ayah kepada anaknya. Keterlibatan ayah penting diterima oleh anak agar anak mampu menghadapi tantangan dalam kehidupan sehari-hari khususnya pada remaja akhir yang harus menghadapi tantangan perkembangan meliputi aspek biopsikososial. Ayah dengan pekerjaan TNI memiliki waktu yang terbatas untuk bisa berkumpul bersama keluarga. Waktu yang terbatas tersebut dapat memengaruhi tingkat keterlibatan ayah kepada anaknya. Kemampuan remaja untuk bisa menghadapi tantangan perkembangan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari disebut dengan psychological well-being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan ayah yang bekerja sebagai TNI dengan psychological well-being pada remaja akhir usia 15-18 tahun.
Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Keterlibatan Ayah yang disusun oleh Endiskaputri (2016) berdasarkan teori Keterlibatan Ayah yang dikemukakan oleh Pleck (2010) dan alat ukur Psychological Well-Being Scales (PWBS) yang telah diadaptasi oleh Alifah (2019) berdasarkan teori Psychological Well-Being yang dikemukakan oleh Ryff (1995). Rancangan penelitian ini adalah non-experimental kuantitatif dengan studi korelasi. Responden yang terkumpul dengan menggunakan teknik pengambilan sampel convenience sampling adalah sebanyak 51 responden dengan karakteristik remaja akhir usia 15-18 tahun, berdomisili di kota Cimahi, dan memiliki ayah kandung yang masih aktif bekerja sebagai TNI. Hasil uji korelasi dengan menggunakan uji non parametrik Spearman’s rho didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara keterlibatan ayah yang bekerja sebagai TNI dengan psychological well-being pada remaja akhir usia 15-18 tahun dengan korelasi sedang (rs = 0,410; p = 0,003). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah semakin tinggi keterlibatan ayah yang bekerja sebagai TNI maka akan semakin tinggi pula psychological well-being pada remaja usia 15-18 tahun.
Kata kunci : Militer, TNI, Keterlibatan Ayah, Psychological Well-Being, Remaja Akhir. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






