Detail Cantuman

Image of Analisis Isi Fungsional Debat Calon Presidendan Calon Wakil Presiden Indonesia Tahun 2019 : Analisis Isi Kuantitatif Fungsional Komparatif Dua Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden di Acara Debat Sesi I Calon Presiden Indonesia pada 17 Januari 2019

Skripsi  

Analisis Isi Fungsional Debat Calon Presidendan Calon Wakil Presiden Indonesia Tahun 2019 : Analisis Isi Kuantitatif Fungsional Komparatif Dua Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden di Acara Debat Sesi I Calon Presiden Indonesia pada 17 Januari 2019


ABSTRAK



Ericko Rahadiyan. 210110150078. 2019. Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    K1E0060324.959 8 ERI aPerpustakaan FIKOM UNPAD (Rak Karya Ilmiah K1E)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Komunikasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    324.959 8 ERI a
    Penerbit Fikom Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 84 hlm. : Ilus. ; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    324.959 8 ERI a
    Tipe Isi
    text
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK



    Ericko Rahadiyan. 210110150078. 2019. Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, tahun 2015. Penelitian ini berjudul “Analisis Isi Fungsional Debat Calon Presiden dan Wakil Presiden Indonesia Tahun 2019”. Penelitian ini dibimbing oleh S. Kunto Adi Wibowo, M.Comn., PhD sebagai Pembimbing Utama dan Preciosa Alnashava, S.I.Kom., M.Si sebagai Pembimbing Pendamping.
    Penelitian ini berangkat dari keresahan mengenai salah satu jenis komunikasi politik yaitu kampanye pemilihan presiden dimana menyebabkan Indonesia terdikotomi menjadi kubu 1 dan kubu 2, debat merupakan salah satu jenis kampanye yang sangat kuat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan dalam penggunaan fungsi, topik dan isu dalam debat perdana presiden dan wakil presiden tanggal 17 Januari 2019. Penelitian ini menggunakan teori fungsional William L. Benoit (1999) bahwa pasangan calon membangun preferensi melalui pujian (acclaim), penyerangan (attack), dan pertahanan (defense) dan terjadi pada dua topik yaitu kebijakan (policy) dan karakter (character). Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif. Sampel dalam penlitian ini adalah seluruh ujaran dalam debat yang dilakukan oleh dua pasangan kandidat, yang berjumlah 6428 kata dalam 315 kalimat.
    Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pasangan calon 01 (petahana) dan pasangan calon 02 (penantang) dalam penggunakan fungsi pujian (acclaim), fungsi penyerangan (attack) dan fungsi pertahanan (pertahanan). Serta perbedaan yang signifikan juga terdapat pada penggunaan topik, yaitu topik kebijakan (policy) dan juga topik karakter (character) dalam debat perdana tanggal 17 Januari 2019.


    Kata kunci : debat calon presiden dan calon wakil presiden, kampanye, analisis isi







  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi