Skripsi
Pola Komunikasi Pembimbingdengananak Berhadapan Hukum : Studi Kasus Tentang Pola Komunikasi Pembimbing dengan Anak Berhadapan Hukumdi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I KutoarjoJawa Tengah
ABSTRAK
Ela Permata Sari. 210110150025. 2019. Pola Komunikasi Pembimbing dengan Anak Berhadapan Hukum. Dr. Siti Karlinah, M.Si Selaku ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan K1E0058 344.030 7 ELA p Perpustakaan FIKOM UNPAD (Rak Karya Ilmiah K1E) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas Ilmu KomunikasiJudul Seri -No. Panggil 344.030 7 ELA pPenerbit Fikom Unpad : Bandung., 2019 Deskripsi Fisik ix, 97 hlm. : Ilus. ; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 344.030 7 ELA pTipe Isi textTipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
ABSTRAK
Ela Permata Sari. 210110150025. 2019. Pola Komunikasi Pembimbing dengan Anak Berhadapan Hukum. Dr. Siti Karlinah, M.Si Selaku Dosen Pembimbing Utama dan Puji Prihandini. S.I.Kom,. M.I.Kom selaku Dosen Pembimbing Pendamping. Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Univesitas Padjadjaran.
Tujuan penelitian untuk mengetahui; 1) Proses komunikasi pembimbing dengan Anak Berhadapan Hukum (ABH) dalam proses pembinaan, 2) Alasan mengapa Anak Berhadapan Hukum perlu mendapatkan pembinaan oleh pembimbing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, studi pustaka dan wawancara mendalam kepada 10 orang informan yaitu 4 orang ABH,
5 orang pembimbing, serta 1 orang dari organisasi Sahabat Kapas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Proses komunikasi pembimbing dengan ABH dalam proses pembinaan melalui tiga tahap, yaitu tahap asesmen awal pada saat ABH pertama kali masuk ke dalam LPKA, tahap kedua saat program pembinaan dan tahap terakhir adalah pada saat pemberian SK PB (Pembebasan Bersyarat). 2) Alasan Anak Berhadapan Hukum perlu mendapatkan pembinaan oleh pembimbing yaitu untuk memberikan pengetahuan kepada ABH tentang apa yang benar dan salah sehingga kesadaran meningkat dan mencegah agar ABH tidak mengalami kasus residivisi. Kegiatan pembinaan dilakukan sebagai bekal kemampuan serta memberikan pola pikir kepada anak sehingga pemikiran mereka menjadi lebih luas. Interaksi yang terjadi antara pembimbingdengan ABH di dalam LPKA Kelas I Kutoarjo membentuk sebuah pola komunikasi di antara keduanya dan beberapa pihak lain yang ikut terlibat dalam proses pembinaan. Seluruh proses komunikasi di dalam menyadarkan ABH berlangsung secara personal atau lebih mengarah kepada Komunikasi Antarpribadi.
Kata Kunci : Pola Komunikasi, Pembinaan, Pembimbing, ABH, LPKA.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






