<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14427">
 <titleInfo>
  <title>Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi Dalam Pelestarian Lingkungan Hidup dengan Pendekatan Ekosentrisme(Kasus Pada Masyarakat Kecamatan Pangandaran )</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lisdiati,Lilis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xx,;349 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Judul disertasi ini adalah &quot;Sister Peralatan Hidup dan Teknologi dalam Pelestarian Lingkungan Hidup dengan Pendekatan Eksosentrisme (Kasus pada Masyarakat Kecamatan Pangandaran). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode ini dipilih karena permasalahan yang dihadapi peneliti merupakan situasi sosial yang eukup kompleks, dinamis, dan penuh makna. Kualitatif digunakan apabila masalah penelitian helum jelas. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan memahami perilaku sosial masyarakat Kecamatan Pangandaran dalam memperlakukan padi sebagai sumber kehidupan dari mulai ditanam hingga pernanfaatannya. Data dikumpulkan melalui (a) observasi partisipatif, (h) wawancara, (c) studi dokumentasi, dan (d) trianguiasi. Observasi partisipatif dan wawancara dilakukan untuk mendapatkan data primer yang didapat langsung dari sumber utama. Studi dokumentasi dilakukan untuk mendapatkan data sekunder sebagai pelengkap data dari sumber primer, sedangkan triangulasi dilakukan untuk memperoleh data yang kredihel.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan hahwa (I) sistem peralatan hidup dan teknologi yang digunakan masyarakat Pangandaran berkaitan erat dengan pendekatan ekosentrisme. Masyarakat Pangandaran khususnya petani dan nelayan mengadopsi sistem peralatan hidup dan teknologi dari para pendaltalunya yakni orang tua atau gcnerasi sehelumnya secara turun ternurun. Peralatan hidup dan teknologi yang digunakan diselaraskan dengan kemajuan teknologi modern. (2) Peralatan hidup dan teknologi yang digunakan masyarakat Pangandaran herkorelasi dengan pelestarian lingkungan hidup. Di samping menguntungkan petani dan nelayan dalam memeroleh hasil, perpaduan sistem peralatan hidup dan teknologi Zama dan modern yang digunakan masyarakat Pangandaran juga herkontribusi dalam meminimalkan kerusakan alarn sekitar. Tradisi hajat taut yang digelar setahun sekali merupakan tradisi menjaga kelestarian biota laut. (3) Dampak penggunaan peralatan hidup dan teknologi oleh masyarakat Pangandaran di antaranya, penggunaan pupuk kimia yang berdampak path penurunan tingkat kesuburan tanah. Hama-hama, antara lain wereng cokelat, wereng hijau, dan hama ulat kubis, telah resisters terhadap berbagai formula pestisida. Musuh-musuh alami (predator, parasitoid) dan makhluk-makhluk bukan sasaran dan yang berguna ikut binasa, kematian ikan &#13;
ikan, pencemaran air, tanah, dan udara membahayakan manusia . Penggunaan traktor yang tidal( terpola untuk menggarap sawah berakibat menurunkan kesuburan tanah, Penggunaan bagang yang menghasilkan herton-ton rebon berakibat pada berkurangnya produksi ikan karena rebon merupakan makanan ikan-ikan di areal tersebut. Penggunaan jaring yang terhuat dari waning atau mata jaring yang relatif kecil menyebabkan jenis ikan-ikan kecil juga ikut tertangkap. Penggunaan panting senggol yang ditinggal dalam waktu lama di lautan berakibat pada biota yang dilindungi yaitu penyu ikut terpancingjuga.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Lisdiati,Lilis</note>
 <subject authority="">
  <topic>Peralatan Hidup</topic>
 </subject>
 <classification>306.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>306.4 Lis s/R/18/9</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001140100077</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.18.9)</sublocation>
    <shelfLocator>306.4 Lis s/R/18/9</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14427</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:14:29</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-03 13:36:27</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>