Multikul Turalitas Dalam Musik Kontemporer
Abstrak
Penelitian ini berjudul Multikulturalitas dalam Musik Kontemporer, sebuah kajian komposisi musik kontemporer dengan kasus penelitian ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001150100089 306.4 Kho m/R.18.8 Perpustakaan Pusat (REF.18.7) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 306.4 Kho m/R.18.8Penerbit Program Pasca Sarjana : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik vii,;336 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 306.4Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Kholid, Dody Mohamad -
Abstrak
Penelitian ini berjudul Multikulturalitas dalam Musik Kontemporer, sebuah kajian komposisi musik kontemporer dengan kasus penelitian komposisi musik Crosscurrent karya Dieter Mack. Musik kontemporer adalah musik yang dilandasi cleft sikap dan pemikiran kreatif untuk menernukan konsep musikal yang sesuai dengan zaman, sehingga musik kontemporer selalu mencari identitas yang baru dari sudut pandang struktur dan bentuk serta teknik penggarapananya. Komposisi musik Crosscurrent adalah karya musik yang menggunakan instrumen gamelan berlaras degung sebagai media bunyinya. Dalam penggarapannya, komposisi musik Crosscurrent dipengaruhi oleh berbagai budaya musik yang berbeda (multikultur), yaitu budaya musik Sunda, Bali, Amerika dan Eropa dengan berbagai teknik, struktur harmoni, bentuk musik dan wujud karya musik yang baru. Untuk lebih fokus pada permasalahan penelitian, maka dibuat beberapa pertanyaan, diantaranya berkaitan dengan Tatar belakang komposisi. Crosscurrent, analisis komposisi musik Crosscurrent, dan penerapan konsep multikultur pada komposisi musik Crosscurrent. Teori yang digunakan dalam perelitiar ini adalah icori-teori yang herhubungan dengan Teori Musik, Multikultur, Antropologi dan Semiotika. Hasil penelitian menunjukkan : 1) /de musikal pada komposisi musik Crosscurrent adalah pada pemanfaatan karakteristik sumber bunyi dan toleransi budaya melalui konsep multilculturalitas, 2) Teknik komposisi dalam komposisi Crosscurrent adalah teknik permaianan tutti, growl, teknik kotekan dan interlocking, repetisi, iinitasi, inversi_ Struktur Harmoni yang n'iembentuk interval dan chord dengan karakterisitik "disonan" melalui interval-interval prime, second, kuart serta susunan harmoni dalam teknik cluster. 3) Konsep musik multikultur diterapkan pada komposisi Crosscurrent melalui teknik penggarapan musik dalam pemahaman toleransi budaya, pendekatan etnomusikologi yang ditulis pada sebuah partitur dalam notasi balok dan beberapa simbol serta keterangan-keterangan di1u'r notasi balok.
Kati Kunci : Multikultur, Komposisi, Musik Kontemporer.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






