Detail Cantuman

Image of Dialektika komunikasi dan budaya : Studi etnografi komunikasi di komunitas Kampung Naga Tasikmalaya,Jawa Barat

 

Dialektika komunikasi dan budaya : Studi etnografi komunikasi di komunitas Kampung Naga Tasikmalaya,Jawa Barat


ABSTRAK
Penelitian Etnografi Komunikasi Komunitas Kampung Naga di Tasikmalaya Jawa Barat bertujuan untuk menemukan dan mengkaji: peristiwa ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100100281302.259 823 36 Sug dPerpustakaan Pusat (REF.18.2)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.259 823 36 Sug d R.18.2
    Penerbit Program Pasca Sarjana : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxi,;621 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.259 823 36 Sug d
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK
    Penelitian Etnografi Komunikasi Komunitas Kampung Naga di Tasikmalaya Jawa Barat bertujuan untuk menemukan dan mengkaji: peristiwa komunikatif masyarakat Kampung Naga, bahasa dalam ritual yang digunakan masyarakat terhadap proses memaknai nilai-nilai dan identitas budaya, serta pemarkah kode (code-markers) dalarn masyarakat Kampung Naga
    Subjek penelitian adalah komunitas Kampung Naga di Kampung Naga Desa Neglasari. Adapun komunitas Sanaga (keturunan Naga yang berada di luar Kampung Naga) menjadi bahan perbandingan untuk memahami komunitas Kampung Naga. Gambaran perilaku komunitas Sanaga diharapkan membuka pemikiran dan pernahaman terhadap komunitas Naga. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi video, rekaman.
    Objek penelitian ini adalah; Pertama, peristiwa sehari-hari yang mempunyai indikasi pada peristiwa komunikatif yang bermakna penting dalam kehidupan komunitas Kampung Naga. Kedua, mengkaji mendalam bahasa yang digunakan komunitas Kampung Naga dalam kehidupan sehari-hari dan kegiatan adat. Bagaimana peranan bahasa yang digunakan komunitas Kampung Naga dalam memperteguh dan memaknai adat. Ketiga, sebagai komunitas adat, bahasa tutur menjadi pokok dalam menjalankan dan mematuhi talari adat Naga.
    Peristiwa komunikatif komunitas Kampung Naga terjadi pada peristiwa yang berkaitan dengan kegiatan pelaksanaan adat bercocok tanam, pelaksanaan ibadah keagamaan, kehidupan ekonomi-sosial dan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada hubungan warga dengan negara.
    Peran bahasa dalam ritual yang digunakan komunitas Kampung Naga terhadap proses memaknai nilai-nilai dan identitas budaya adalah sebagai berikut; Bahasa sebagai refleksi adat, wahana dinamika adat, ciri dari kekayaan adat, manifestasi kontekstual, sebagai ekspresi realitas. Dalam pelaksanaan adat, ada bahasa lisan yang katanya sama tapi arti yang berbeda, kode nom'ocarional digunakan warga komunitas Naga berbeda. Perbedaan-perbedaan tersebut merupakan bahasa sebagai refleksi dari adat. Bahasa menjadi sebuah tempat untuk mengekspresikan perilaku adat. Bahasa menjadi ruang untuk mengungkapkan makna adat yang dilakukan secara rutin. Tanpa bahasa (verbal dan nonverbal) makna kegiatan adat tidak mempunyai makna yang optimal. Bahasa menampung arti dan kegiatan adat yang dilakukan lintas generasi Kampung Naga. Oleh karena itu, kosakata dalam bahasa yang digunakan masyarakat Kampung Naga akan mengalarni perubahan. Dalam kondisi seperti ini bahasa berperan sebagai wahana dinamika adat.
    Peranan pemarkah kode (code-markers) dalam komunitas Kampung Naga adalah sebagai berikut; pemarkah kode sebagai pemimpin sekaligus panutan masyarakat adat, pemarkah kode sebagai pewaris adat, Pemarkah kode sebagai pelaku sejarah, pemarkah kode `tipologi sesepuh', pemarkah Motivator, Pendidik, pengawas, pewaris adat.
    Kata Kunci: Etnografi komunikasi, pemarkah kode, peristiwa komunikatif, dan bahasa tutur.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi