Detail Cantuman

Image of Makna Bullying Melalui Social Media Ask.fm bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama Labschool Rawamangun : Studi Fenomenologi Mengenai Cyberbullying Melalui Social Media Ask.fm Bagi Siswa Korban Bullying Sekolah Menengah Pertama Labschool Rawamangun

Skripsi  

Makna Bullying Melalui Social Media Ask.fm bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama Labschool Rawamangun : Studi Fenomenologi Mengenai Cyberbullying Melalui Social Media Ask.fm Bagi Siswa Korban Bullying Sekolah Menengah Pertama Labschool Rawamangun


ABSTRAK


Nadya Brillyana P., 210110120410, mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    K1B1701371.580 7 NAD mPerpustakaan FIKOM UNPAD (Rak Karya Ilmiah K1B)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Komunikasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    371.580 7 NAD m
    Penerbit Fikom Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 214 hlm. : Ilus. ; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    371.580 7 NAD m
    Tipe Isi
    text
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK


    Nadya Brillyana P., 210110120410, mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Penelitian ini berjudul “Makna Bullying Melalui Social Media Ask.fm bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama Labschool Rawamangun” dengan Trie Damayanti, S.Sos., M.Si, sebagai pembimbing utama dan Priyo Subekti, S.Sos., M.Si, sebagai pembimbing pendamping.
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna hate speech dan makna judgement bagi siswa Sekolah Menengah Pertama Labschool Rawamangun, serta untuk mengetahui proses labelling yang dilakukan kepada siswa korban bullying Sekolah Menengah Pertama Labschool Rawamangun. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori fenomenologi Edmund Husserl dan teori penjulukan oleh Howard Becker.
    Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif dengan menggunakan pendekatan studi fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi lapangan, wawancara mendalam, dan juga dokumentasi/telaah dokumen. Dengan teknik pengumpulan key informant dengan cara purposive sampling. Sedangkan teknik analisis data menggunakan tiga tahap, yaitu reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Teknik validitas data menggunakan triangulasi sumber data.
    Berdasarkan hasil penelitian, para informan memaknai hate speech dan judgement berdasarkan pengalaman yang mereka alami masing-masing. Dengan adanya hate speech dan judgement yang para informan dapatkan, mereka kemudian mendapatkan julukan yang melekat pada diri mereka masing-masing. Keenam informan melalui proses labelling yang sama ketika mereka mendapatkan julukan tersebut.
    Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah bagi para siswa SMP Labschool Rawamangun agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, terutama media sosial Ask.fm yang saat ini dimanfaatkan sebagai media untuk melakukan tindakan bullying. Selain itu untuk pihak SMP Labschool Rawamangun agar lebih aware terhadap pemanfaat media sosial Ask.fm di kalangan siswa sekolahnya.

    Kata kunci: Bullying, Cyberbullying, Social Media, Ask.fm.










    Nadya Brillyana P., 210110120410, mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Penelitian ini berjudul “Makna Bullying Melalui Social Media Ask.fm bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama Labschool Rawamangun” dengan Trie Damayanti, S.Sos., M.Si, sebagai pembimbing utama dan Priyo Subekti, S.Sos., M.Si, sebagai pembimbing pendamping.
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna hate speech dan makna judgement bagi siswa Sekolah Menengah Pertama Labschool Rawamangun, serta untuk mengetahui proses labelling yang dilakukan kepada siswa korban bullying Sekolah Menengah Pertama Labschool Rawamangun. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori fenomenologi Edmund Husserl dan teori penjulukan oleh Howard Becker.
    Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif dengan menggunakan pendekatan studi fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi lapangan, wawancara mendalam, dan juga dokumentasi/telaah dokumen. Dengan teknik pengumpulan key informant dengan cara purposive sampling. Sedangkan teknik analisis data menggunakan tiga tahap, yaitu reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Teknik validitas data menggunakan triangulasi sumber data.
    Berdasarkan hasil penelitian, para informan memaknai hate speech dan judgement berdasarkan pengalaman yang mereka alami masing-masing. Dengan adanya hate speech dan judgement yang para informan dapatkan, mereka kemudian mendapatkan julukan yang melekat pada diri mereka masing-masing. Keenam informan melalui proses labelling yang sama ketika mereka mendapatkan julukan tersebut.
    Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah bagi para siswa SMP Labschool Rawamangun agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, terutama media sosial Ask.fm yang saat ini dimanfaatkan sebagai media untuk melakukan tindakan bullying. Selain itu untuk pihak SMP Labschool Rawamangun agar lebih aware terhadap pemanfaat media sosial Ask.fm di kalangan siswa sekolahnya.

    Kata kunci: Bullying, Cyberbullying, Social Media, Ask.fm.







  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi