Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[Skripsi] Gambaran Kepuasan Hidup pada Remaja Awal yang Bersekolah di Pondok Pesantren


ABSTRAK
Transisi terjadi pada remaja terutama pada remaja awal, dimana mayoritas remaja berada pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    S3316.C1S3316 Ope g C1Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (-)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3316 Ope g C1
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110150012
    Klasifikasi
    S3316
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK
    Transisi terjadi pada remaja terutama pada remaja awal, dimana mayoritas remaja berada pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama. Siswa remaja yang bersekolah di Pondok Pesantren harus menghadapi perubahan yang terjadi pada dirinya sekaligus menghadapi perubahan lingkungan dari rumah ke asrama. Permasalahan yang dialami remaja selama di sekolah maupun asrama, seperti culture shock dapat menyebabkan remaja tidak bahagia dan memiliki penilaian negatif terhadap hidupnya, dimana hal tersebut menyebabkan kepuasan hidupnya rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran kepuasan hidup pada remaja yang bersekolah asrama di Pondok Pesantren X.
    Rancangan penelitian yang digunakan adalah pendekatan non-eksperimental dengan metode deskriptif. Teknik pengambilan data melalui kuesioner. Partisipan dalam penelitian ini (N=276) merupakan Siswa Menengah Pertama kelas 7, 8, dan 9 di salah satu Pondok Pesantren di Jawa Barat dengan teknik pengambilan data sampling jenuh. Data penelitian diperoleh melalui alat ukur Multidimensional Student’s Life Satisfaction Scale (Huebner, 2002), yang diadaptasi oleh Anggita Elistyowati (2014).

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa remaja di Pondok Pesantren X memiliki kepuasan hidup yang tinggi dan hanya satu remaja yang memiliki kepuasan hidup rendah. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa remaja memiliki penilaian yang positif terhadap kelima aspek kehidupannya (keluarga, teman, sekolah, lingkungan tempat tinggal, dan diri sendiri). Dilihat berdasarkan per-dimensi, kepuasan hidup terhadap diri sendiri berada pada skor paling tinggi dibandingkan dimensi lainnya.

    Kata Kunci: Kepuasan hidup, Remaja awal, Pondok pesantren
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi