Pengaruh budaya perusahaan terhadap proses penyampaian jasa dan dampaknya terhadap nilai jasa dan kepuasan pelanggan bisnis perusahaan jasa terminal petikemas dalam era privatisasi
Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan diusahakan yang terbesar di
Indonesia dikelola secara monopoli oleh PT (Persero) Pelabuhan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001110100045 658.834 3 Rah p/R.12.315 Perpustakaan Pusat (REF.12.315) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 658.834 3 Rah p/R.12.315Penerbit Program Doktor Ilmu Ekonomi Unpad : Bandung., 2011 Deskripsi Fisik xvi,;312 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 658.834 3 Rah pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Raharjdo Sri -
Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan diusahakan yang terbesar di
Indonesia dikelola secara monopoli oleh PT (Persero) Pelabuhan Indonesia 11 atau
PT. Pelindo 11. Sebagai perusahaan operator milik Negara yang bergerak dalam
bidang jasa kepelabuhanan terbesar di Indonesia PT (Persero) Pelabuhan
Indonesia 11 telah bennitra dengan operator terminal petikemas asing terbesar
didunia. Sesuai dengan kebijakan Privatisasi pada tahun 1999 atas Terminal
Petikemas terbesar yang dimiliki negara Kesatuan Republik Indonesia, BUMN
yang memiliki budaya perusahaan sendiri bennitra dengan perusahaan asing yang
juga memiliki budaya perusahaan membentuk anak perusahaan PT Jakarta
International Container Terminal. Apabila mayoritas saham masih dimiliki oleh
pemerintah Indonesia, maka masih merupakan BUMN dan budaya yang ada juga
merupakan budaya BUMN. Namun karena saham mayoritas menjadi milik asing
maka terjadi transfonnasi manajemen dari manajemen BUMN ke manajemen
Asing. Penelitian ini merupakan Business to Business (B2B) yang akan
mengevaluasi hubungan bisnis antara unit analisis Terminal Petikemas PT
neT dengan unit observasi para pelanggan bisnisnya. Metode penelitian yang
digunakan adalah deskriptif dan verifikatif dengan data melalui observasi,
interview, maupun pengumpulan kuestioner kepada para pelanggan bisnis tentang
apa yang pernah dialami, dirasakan, didengar tentang pelayanan di unit observasi.
Jumlah pelanggan bisnis tetap ada 2000 perusahaan. Pengumpulan kuestioner
diperoleh 200 sample jawaban dengan response rate 60 %. Analisis data
menggunakan Structural Equation Model dengan Lisrel 8.30. Dari Penelitian
penulis memperoleh hasil bahwa terdapat pengarauh Budaya Perusahaan terhadap
Proses Penyampaian Jasa, Budaya Perusahaan tidak berpengaruh terhadap
Kepuasan Pelanggan, Budaya Perusahaan tidak berpengaruh terhadap Nilai Jasa
bagi Pelanggan, Nilai Jasa bagi Pelanggan Bisnis berpengaruh terhadap Kepuasan
Pelanggan. Nilai Jasa bagi Pelanggan Bisnis yang rendah di pelabuhan Tanjung
Priok khususnya di unit observasi, tidak hanya disebabkan oleh perilaku yang
belum sepenuhnya customer focus dan market orientation namun juga kebijakan
makro ekonomi pemerintah yang berakibat terjadinya mikronisasi aspek ekonomi
makro dimana telah terjadi pergeseran pelabuhan sebagai instrumen ekonomi
makro sebagai penunjang ekonomi dengan keuntungan somewhere in the economy
menjadi pelabuhan sebagai Persero yang harus beroperasi berdasarkan pada
kaidah perusahaan. Penulis juga mendapatkan gambaran bahwa konsep privatisasi
yang bukan comprehensive atau full privatization namun partial privatization
pada suatu pelabuhan captive market, tidak meningkatkan kepuasan pelanggan
bisnis jika tidak diikuti oleh perubahan budaya dari unit pemerintahan yang
berwenang di pelabuhan dari birokrat ke wirausahaan menuju pada service
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






