Analisis hubungan tanggung jawab sosial dengan kinerja keuangan perusahaan, serta kualitas tata kelola, ukuran perusahaan dan jenis industri sebagai variabel pemoderasi (studi pada perusahaan yang terdaftar di bei)
Topik tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) belum banyak didiskusikan di
Indonesia. CSR barn berkembang pesat dan banyak didiskusikan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001100100165 658.401 2 Lut A/R.12.271 Perpustakaan Pusat (REF.12.271) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 658.401 2 Lut A/R.12.271Penerbit Program doktor fakultas ekonomi UNPAD : Bandung., 2010 Deskripsi Fisik xvi,;220 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 658.401 2 Lut ATipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab luthan Elvira -
Topik tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) belum banyak didiskusikan di
Indonesia. CSR barn berkembang pesat dan banyak didiskusikan setelah
pemerintah mengeluarkan UU No 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Jika
dibandingkan dengan negara-negara Asia lain, implementasinya di Indonesia
masih sangat rendah, masuk peringkat terakhir diantara sesama Negara Asia
Tenggara (Chappel & Moon,200S). Alasanmasih banyak didiskusikan karena
tidak konsistennya hasil penelitian tentang hubungan CSR dengan kinerja
keuangan. Standar akutansi keuangan di Indonesia belum mewajibkan semua
perusahaan untuk mengungkapkan informasi sosial, namun pelaporan non
keuangan ini telah diakomodasi dalam PSAK (Pemyataan Standar Akutansi
Keuangan).
Kelebihan dan kebaruan penelitian ini dibandingkan dengan penelitian lain
adalah dikaitkannya CSR dan kinerja keuangan, dengan variabel pemoderasi
kualitas tata kelola perusahaan (kualitas GCG), ukuran perusahaan dan jenis
industri. Sampai saat ini belum ada penelitian yang dipublikasikan yang
membahas ke tiga variabel ini secara bersamaan. Begitu juga secara intemasional,
kajian tentang CSR belum banyak yang dikaitkan dengan ke tiga variabel tersebut.
Jadi sangat besar peluang hasil penelitian ini bermanfaat dan berkontribusi
terhadap akademis, pemerintah dan emiten pasar modal.
Populasi penelitian adalah semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia. Sesuai dengan IDX Fact Book 2007, ada 343 perusahaan yang
terdaftar. Target populasi penelitian diambil berdasarkan kelengkapan data yang
dibutuhkan untuk analisis. Jumlah populasi target akhir sesuai dengan kriteria
yang ditetapkan adalah 44 perusahaan.
Hipotesis penelitian diuji menggunakan metode regresi berganda dan
MRA (moderate regression analysis). MRA merupakan bentuk regresi yang
dirancang secara hirarki untuk menentukan hubungan antara dua variabel yang
dipengaruhi oleh variabel ketiga atau moderating. Dengan menggunakan software
SMART Partial Least Square hasil analisis data menyirnpulkan bahwa (a)
tanggung jawab sosial perusahaan berkorelasi positif dengan kinerja keuangan, (b)
kualitas GCG dan ukuran perusahaan dapat memperkuat hubungan CSR dan
kinerja keuangan, (c) Jenis industri tidak dapat memperkuat hubungan CSR dan
kinerja keuangan. Jika dikaitkan dengan konsep tiga prinsip dasar (triple bottom
lines = TBL), hasil penelitian juga menyirnpulkan bahwa aktivitas CSR pada
perusahaan populasi target lebih berfokus pada aspek profit dan people,
sedangkan aspek planet kurang mendapat perhatian. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






