Pengaruh kinerja manajemen kerelasian pelanggan dan pemenuhan tuntutan pelanggan terhadap keunggulan bersaing serta implikasinya pada loyalitas pelanggan
Bisnis konvensi merupakan salah satu bentuk usaha di bawah naungan
industri pariwisata yang berkembang pesat saat ini. Pelaku bisnis konvensi ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001100100011 658.359 82 Dri p/R.12.261 Perpustakaan Pusat (REF.12.261) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 658.359 82 Dri p/R.12.261Penerbit Program Doktor Ilmu Ekonomi Unpad : Bandung., 2010 Deskripsi Fisik xv,;202 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 658.359 82 Dri pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Drimawan Deni -
Bisnis konvensi merupakan salah satu bentuk usaha di bawah naungan
industri pariwisata yang berkembang pesat saat ini. Pelaku bisnis konvensi
dikenal dengan istilah Professional Convention Organizer (PCO) atau
penyelenggara konvensi. Dewasa ini, pebisnis dalam penyelenggara konvensi
tersebut mengalami masalah dalam menghadapi perilaku pelanggan (pelanggan
bisnis) yang tidak loyal. Pelanggan yang dihadapi oleh pea adalah perusahaan
atau instansi di sektor privat, pemerintah, maupun non-pemerintah. Oleh sebab
itu, karakter pemasaran pea lebih bersifat business-to-business. Meningkatnya
jumlah pea telah menyebabkan pelanggan dihadapkan pada pilihan yang
beragam sehingga kegiatannya tidak selalu diserahkan pada satu perusahaan
penyelenggara. Hal ini menunjukkan rendahnya loyalitas pengguna jasa pea.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil kajian tentang: kinerja
manajemen kerelasian pelanggan, pemenuhan tuntutan pelanggan, keunggulan
bersaing dan loyalitas pelanggan pada jasa pea; pengaruh kinerja manajemen
kerelasian pelanggan terhadap keunggulan bersaing; pengaruh pemenuhan
tuntutan pelanggan terhadap keunggulan bersaing; dan pengaruh kinerja
manajemen kerelasian pelanggan, pemenuhan tuntutan pelanggan, dan
keunggulan bersaing terhadap loyalitas pelanggan.
Metode yang digunakan adalah survei deskriptif-eksplanatori, Populasi
sasaran adalah seluruh pelanggan jasa pea di Wilayah Pulau Jawa. Sampel
diambil secara acak melalui teknik accidental sampling dengan ukuran sampel
sebesar 360 pelanggan. Model pengaruh dianalisis menggunakan Structural
Equation Modeling / SEM sesuai kerangka model yang tersusun atas sejumlah
hubungan kausal antar variabel laten.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pengaruh kinerja manajemen
kerelasian dan pemenuhan tuntutan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan pea
cukup signifikan. Keunggulan bersaing dapat diperoleh melalui hubungan
tersebut. Pembentukan hubungan pelanggan menuntut proses pembiasaan /
familiarity yang menyeluruh dengan proses dimana pelanggan menciptakan nilai
untuk diri mereka sendiri. Menurut pendekatan ini, keunggulan bersaing
didasarkan pada kemampuan penyedia jasa untuk membantu pelanggan
menciptakan nilai untuk diri mereka sendiri dalam rangka membangun hubungan
jangka panjang dengan perusahaan. Bila perusahaan memberikan superior
customer value maka perusahaan itu akan memperoleh superior performance dan
juga sustainable competitive advantage. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






