Detail Cantuman

Image of PENGARUH DAYA DUKUNG KLASTER , KEMAMPUAN TEKNOLOGI , DUKUNGAN PEMERINTAH DAN PELUANG PASAR TERHADAP KEUNGGULAN BERSAING SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN

 

PENGARUH DAYA DUKUNG KLASTER , KEMAMPUAN TEKNOLOGI , DUKUNGAN PEMERINTAH DAN PELUANG PASAR TERHADAP KEUNGGULAN BERSAING SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN


Industri kecil dan menengah teIah memberikan kontribusi yang sangat besar
terhadap perekonomian Indonesia khususnya kontribusi terhadap ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130100223658.02 Her p/R.12.232Perpustakaan Pusat (REF.12.232)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    658.02 Her p/R.12.232
    Penerbit Program doktor fakultas ekonomi UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv,;279 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    658.02 Her p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Industri kecil dan menengah teIah memberikan kontribusi yang sangat besar
    terhadap perekonomian Indonesia khususnya kontribusi terhadap ekspor dan PDB
    serta penyerapan tenaga kerja. Namun data menunjukkan dibaIik pertumbuhan
    kontribusi PDB sebesar Rp. 1.035.5 milyar pada tahun 2006 menjadi Rp. 1.282.6
    trilyun pada tahun 2010- terdapat kecenderungan menurunnya kontribusi terhadap
    PDB. Penurunan kontribusi tersebut terlihat- ketika pada tahun 2006 sektor tersebut
    memberikan kontribusi sebesar 58,5% yang berubah menjadi 57,8% pada tahun 2010.
    HaI yang serupa terjadi pada kinerja ekspor dimana terjadi peningkatan ekspor
    sebesar Rp. 123.77 trilyun pada tahun 2006 menjadi Rp. 175.89 triIyun pada tahun
    20,.10" namun, k.Qutribusi ekspor sektor IKM mengalami penurunan dari l 8% pada
    tahun 2006 menjadi 15,8% pada tahun 2010. Hal yang sama terjadi pada produktivitas
    tenaga kerja IKM yang hanya mencapai Rp. 12.903 juta/orang pada tahun 2010
    dibandingkan dengan produksi rata-rata usaha besar yang mencapai Rp.21.693
    juta/orang.(Sumber : Depkopukm, 2012) Turunnya kinerja sektor industri dari aspek
    produktivitas, ekspor serta PDB menunjukkan berkurangnya kemampuan IKM untuk
    mengembangkan usahanya. Artiya terjadi penurunan daya saing sektor tersebut.

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh daya dukung klaster,
    kemampuan teknologi, dukungan pemerintah, peluang pasar terhadap keunggulan
    bersaing dan dampaknya terhadap kinerja perusahaan. Penelitian ini menggunakan 98
    responden dari 3 klaster industri kulit dan alas kaki di Sukaregang Garut, Cibaduyut
    Bandung dan Ciomas Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
    sample random proportionate untuk memilih responden. Pengumpulan data dilakukan
    meIalui wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Wawancara terhadap
    responden tertentu diIakukan untuk mendapatkan informasi kualitatif dan Iebih dalam
    terkait beberapa aspek yang tidak tercover oleh kuesioner. Analisis data dilakukan
    dengan menggunakan Partial Least square dengan dukungan software SrnartPLS 2.0

    Hasil menunjukkan bahwa daya dukung klaster.kemampuan teknologi,
    dukungan pemerintah dan peluang pasar dapat dikategorikan cukup. Begitupula
    keungguian bersaing dan kinerja perusahaan di lokasi IKM kulit dan alas kaki kulit
    dapat dikategorikan cukup.

    Hasil rnenunjukkan bahwa daya dukung klaster, kernampuan teknologi,
    peluang pasar mempunyai pengaruh positif terhadap keunggulan bersaing.
    Sela..'ljutn¥a. da¥a. Q@.w • .g klaster, kemampuaa teknologi, peluang pasar dan.
    keunggulan bersaing memiliki pengaruh positif terhadap kinerja perusahaan.
    Sedangkan dukungan pemerintah terhadap keunggulan bersaing maupun terhadap
    kinerja perusahaan di klaster industri kulit dan alas kaki kulit menunjukkan pengaruh
    positif namun tidak signifikan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi