<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14217">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh tarif, kualitas pelayanan, dan tampilan fisik terhadap retensi penumpang domestik niaga penerbangan low cost carrien di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sulasih, Yasintha</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program doktor fakultas ekonomi UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xviii,;339 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan industri penerbangan sebelum deregulasi tahun 1999 menunjukkan &#13;
lima operator, tetapi setelah deregulasi terjadi perkembangan perusahaan &#13;
penerbangan. Data tahun 2011 menunjukkan jumlah operator domestik niaga &#13;
sebanyak 18 perusahaan. P.erkembangan operator menimbulkan persaingan &#13;
diantara perusahaan penerbangan meningkat, sehingga perlu melakukan usaha &#13;
baru untuk memperluas pasar. Pasar persaingan didalam perusahaan penerbangan &#13;
merupakan bentuk persaingan oligopoli. Perkembangan pasar dilakukan secara &#13;
dernografis. Oleh karena strategi bisnis yang digunakan oleh perusahaan &#13;
penerbangan untuk memperluas pasar dengan melakukan penerbangan biaya &#13;
rnurah atau low cost carrier (Lee). &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk rnenganalisis pengaruh tarif, kualitas pelayanan, dan &#13;
tarnpilan fisik baik secara sirnultan maupun parsial terhadap retensi penurnpang &#13;
domestik niaga penerbangan low cost carrier di Indonesia. Pengukuran dilakukan &#13;
terhadap variabel penelitian dengan rnenentukan seberapa besar hubungan dan &#13;
pengaruh antar variabel. Analisis deskriptif digunakan untuk rnelihat garnbaran &#13;
umum hasil jawaban penumpang. Analisis verifikatif digunakan untuk menguji &#13;
hipotesis dengan rnenggunakan structural equation modeling (SEM). Unit analisis &#13;
adalah pen urn pang domestik niaga penerbangan Lee. Jurnlah sarnpel yang &#13;
terpilih secara kelompok (cluster), pemilihan sampelnya menggunakan sampling &#13;
acak sederhana sebanyak 466. &#13;
&#13;
Hubungan diantara tarif dengan kualitas pelayanan dan tarnpilan fisik teruji cukup &#13;
erat. Dalam penentuan tarif diikuti dengan kualitas pelayanan dan tampilan fisik &#13;
yang saling proposional. Narnun dari hasil wawancara tarif belurn sebanding &#13;
dengan kualitas pelayanan dalam proses check-in dan waktu tunggu terbang &#13;
khususnya untuk tampilan fisik pada proses pengaduan dan tempat pengaduan &#13;
masih kurang rnudah ditemukan. &#13;
&#13;
Adapun dilihat dari pengaruh diantara tarif, kualitas pelayanan dan tarnpilan fisik &#13;
terhadap retensi penumpang secara simultan, tampilan fisik kecil pengaruhnya &#13;
terhadap retensi penumpang. Namun secara parsial pengaruhnya masih besar, &#13;
walaupun menduduki posisi terakhir setelah kualitas pelayanan dan tarif. &#13;
Tarnpilan fisik secara konsisten menduduki tingkat kepentingan terendah bagi &#13;
penumpang. Pada tampilan fisik mengindikasikan bahwa penurnpang tidak terlalu &#13;
rnementingkannya. Meskipun dernikian mereka rnasih rnernerlukan ternpat &#13;
pengaduan. Sedangkan pad a proses informasi penerbangan, pelayanan tiket dan &#13;
setelah terbang tidak dapat dipisahkan antara tampilan fisik dari proses kualitas &#13;
pelayanan. &#13;
&#13;
Tingkat retensi penumpang terhadap perusahaan penerbangan domestik niaga &#13;
Lee di Indonesia baik untuk tujuan bisnis maupun non bisnis tidak berbeda. &#13;
Penyebab utarna tidak terjadi perbedaan karena tingkat keluhan dan kornplain &#13;
rendah, tingkat pernbelian kernbali dan wouth of mouth positif tinggi baik untuk &#13;
tujuan bisnis rnaupun non bisnis.</note>
 <note type="statement of responsibility">Yasintha Sulasih</note>
 <subject authority="">
  <topic>penerbangan Lee, tarif, kualitas pelayanan, tarnpi</topic>
 </subject>
 <classification>658 Sul P</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>658 Sul P/R.12.207</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120100266</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.12.207)</sublocation>
    <shelfLocator>658 Sul P/R.12.207</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14217</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:08:37</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-09-26 10:16:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>