Detail Cantuman

Image of Loyalitas Nasabah Bisnis Pemegang Tabungan Berbasis Kinerja Inovasi Jasa, Kualitas Relasional Nasabah serta Nilai yang di rasakan Nasabah pada Bank di Jawa Barat

 

Loyalitas Nasabah Bisnis Pemegang Tabungan Berbasis Kinerja Inovasi Jasa, Kualitas Relasional Nasabah serta Nilai yang di rasakan Nasabah pada Bank di Jawa Barat


Pengguna jasa perbankan berkembang dengan pesat seiring dengan pertumbuhan ekonomi.
Perkembangan ini membuat tuntutan konsumen akan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140100021658 Kom l/R.12.167Perpustakaan Pusat (REF.12.167)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    658 Kom l/R.12.167
    Penerbit Program doktor fakultas ekonomi UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv,;253 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    658 Kom l
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pengguna jasa perbankan berkembang dengan pesat seiring dengan pertumbuhan ekonomi.
    Perkembangan ini membuat tuntutan konsumen akan kebutuhannya pada jasa perbankan
    semakin tinggi. Tetapi pada kenyataannya darijumlah penduduk Indonesia sebanyak 250 juta
    jiwa hanya sekitar 20% yang menjadi nasabah bank. Untuk dapat memberikan kepercayaan
    kepada masyarakat maka bank layak memberikan pelayanan yang baik, untuk mendorong
    masyarakat agar mau menggunakan jasanya. Kondisi ini perlu diwaspadai mengingat
    masalah yang dihadapi perbankan saat ini adalah persaingan yang sangat ketat. Dengan
    demikian bank layak berorientasi pada nasabah, karena di masa depan nasabah-nasabah ini
    yang turut menentukan masa depan banknya. Fenomena ini menjadi rujukan dalam
    penelitian ini yang bertujuan menghasilkan kajian tentang bagaimana pengaruh inovasi jasa,
    terhadap kualiatas relasional dan nilai yang dirasakan nasabah terhadap loyalitas nasabah.
    Pengukuran dilakukan terhadap variabel penelitian dengan mennetukan seberapa besar
    hubungan dan pengaruh antar variabel. Selanjutnya analisis deskriptif digunakan untuk
    melihat gambaran umum hasil jawaban nasabah bank. Sedangkan analisis verifikatif
    digunakan untuk menguji hipotesis dengan menggunakan structural equation modeling­
    Partial least square. Unit analisis adalah nasabah yang mempunyai bisnis perorangan.
    Pengambilan sampel dengan menggunakan systematic samplingdan stratified sampling.
    Sampel yang diambil adalah sebanyak 365 nasabah bisnis. Hasil analisa deskriptif
    menunjukkan bahwa antara kinerja inovasi jasa sudah baik dapat dirasakan manfaatnya oleh
    nasabah, kualitas relasional sudah baik sesuai dengan kepentingan nasabah. Sedangkan nilai
    yang dirasakan nasabah masih belum dapat dirasakan nilainya, artinya antara manfaat dan
    cost yang dikeluarkan nasabah masih belum berimbang ,nasabah merasakan value inferior.
    Dan loyalitas nasabah belum loyal karena masih ada nasabah yang menyimpan di Bank lain.
    Sedangkan hasil analisa verifikatif menunjukkan pengaruh diantara variabel adalah
    signifikan positif, meskipun menunjukkan nasabah masih belum loyal. Karena nasabah yang
    masih merasa belum aman bila menyimpan di satu bank saja. Meskipun bank sebenarnya
    sudah memberikan informasi akan penjaminan dari bank Indonesia tentang keamana uang
    nasabah.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi