<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14173">
 <titleInfo>
  <title>Peran Daya Tarik Wisata dan Keunikan Sumber Daya Terhadap Kreasi Nilai dan Kemitraan Strategis Untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing Serta Implikasinya pada Kinerja Pariwisata</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Erislan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Doktor Ilmu Ekonomi Manajemen Bisnis</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xxiv,;310 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Industri pariwisata bergerak amat pesat setelah Perang Dunia II, di saat &#13;
pada tahun 1970 pertumbuhan sektor perdagangan dan industri umumnya &#13;
mengalami kelesuan. Semenjak itu telah diperhitungkan bahwa menje1ang tahun &#13;
2000-an sektor pariwisata akan menjadi industri yang terbesar. Industri pariwisata &#13;
yang didalamnya terdapat daerah tujuan wisata (DTW) menjadi salah satu industri &#13;
unggulan bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang bermanfaat untuk &#13;
pembangunan dan kemakmuran masyarakat. &#13;
&#13;
Hasil studi pendahuluan menunjukkan terjadinya penurunan pendapatan &#13;
dari sektor pariwisata, kunjungan wisatawan, investasi perhotelan dan restoran, &#13;
serta jumlah tenaga kerja pariwisata beberapa tahun belakangan ini merupakan &#13;
suatu gejala belum optimalnya kinerja pariwisata DTW Jawa Barat. Selain itu, &#13;
diperoleh indikasi lemahnya keunggulan bersaing dilihat dari survey yang &#13;
dilakukan Kemenparekraf terhadap DTW di Indonesia, menghasilkan tiga DTW &#13;
dengan predikat terbaik yang ditempati oleh Bali, Jakarta dan Yogyakarta dan &#13;
DTW terfavorit ditempati oleh Papua Barat, Bali dan Jawa Timur. Padahal untuk &#13;
DTW di Indonesia dengan kategori daya tarik wisata berkualitas DTW J awa Barat &#13;
menempati peringkat pertama. Masalah yang belum terungkap bahwa daya tarik &#13;
wisata tersebut be1um diklarifikasi secara konkrit diferensiasinya melalui &#13;
keunikan sumber daya untuk menghasilkan kreasi nilai serta &#13;
mengimplementasikan kemitraan strategis, sehingga keunggulan bersaing sebagai &#13;
keluarannya belum optimal. &#13;
&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan verifikatif. Unit &#13;
analisis dalam penelitian ini adalah daerah tujuan wisata (DTW) Jawa Barat. &#13;
Sumber data yang dianalisis menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui &#13;
instrumen penelitian, dengan 2 (dua) responden, yakni; pertama, pengelola objek &#13;
wisata dan kedua, wisatawan pada ketiga puluh objek wisata di Jawa Barat. Data &#13;
dianalisis dengan menggunakan Partial Least Square (PLS), karena model yang &#13;
dianalisis merupakan model persamaan struktural. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keunikan sumber daya memberikan &#13;
kontribusi paling dorninan bagi kreasi nilai dibandingkan dengan daya tarik &#13;
wisata. Sedangkan, kreasi nilai sendiri memberikan pengaruh paling dominan bagi &#13;
keunggulan bersaing dan kinerja pariwisata dibandingkan dengan kemitraan &#13;
strategis. Hasil penelitian ini juga mengungkapkan bahwa untuk menghasilkan &#13;
kinerja pariwisata yang baik, yaitu mengukur keunggulan bersaing diperlukan &#13;
adanya integrasi kernitraan strategis setelah memiliki kreasi nilai yang superior. &#13;
Hal ini akan lebih unggul bila disertakan terintegrasinya keunikan sumber daya &#13;
dan daya tarik wisata DTW J awa Barat yang telah memiliki daya tarik wisata &#13;
berkualitas.</note>
 <note type="statement of responsibility">Erislan</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kata kunci : Daya Tarik Wisata, Keunikan Sumber Da</topic>
 </subject>
 <classification>658 Eri p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>658 Eri p/R.12.151</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001140100096</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.12.151)</sublocation>
    <shelfLocator>658 Eri p/R.12.151</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14173</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:08:37</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-09-14 10:08:30</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>