Mendorong Minat Beli Produk Convenience Privatel Label Melalui Sikap Dan Kepercayaan Konsumen Sebagai Dampak Citra Swalayan
Penelitian ini diawali dengan adanya kesenjangan kondisi produk convenience private label
yang merupakan produk dalam negeri tersisihkan dari ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001150100067 658 Bes M/R.12.143 Perpustakaan Pusat (REF.12.143) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 658 Bes M/R.12.143Penerbit Program Doktor Ilmu Ekonomi Unpad : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xvi,;175 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 658 Bes MTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab BESRA ERI -
Penelitian ini diawali dengan adanya kesenjangan kondisi produk convenience private label
yang merupakan produk dalam negeri tersisihkan dari produk bermerek dan berlabel milik
manufaktur yang berasal dari perusahaan multinasional. Fenomena yang terjadi menunjukkan
penjualan produk private label masih rendah berkisar dibawah angka \ 0% dari target kira-kira
20% yang ditetapkan swalayan. Hal ini diduga minat konsumen masih kurang untuk membeli
produk tersebut, kurangnya kegiatan promosi tentang produk, kehabisan persediaan barang,
konsumen merasa kurang puas dengan pelayanan berhubungan dengan produk convenience
private label yang diberikan swalayan. Oleh karena itu penelitian bertujuan untuk mengkaji
persepsi konsumen dalam menanggapi citra swalayan, sikap, kepercayaan konsumen dan minat
beli produk secta untuk mengetahui pengaruh kepercayaan dan sikap konsumen pada minat beli
produk sebagai dampak citra swalayan. Penelitan dilakukan pada Swalayan yang menjual
produk convenience private label dengan unit analisisnya konsumen swalayan di Kota
Bandung. PengumpuJan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pada 350 orang
konsumen swalayan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode skoring
dan kuantitatif dengan SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen kurang berminat
membeli produk convenience private label, walaupun swalayan di Kota Bandung mempunyai
citra yang positif yang berasal dari beragamnya jenis produk, konsumen menyukai produk
karena harga yang murah dan konsumen percaya dengan swalayan dan produknya. Fakta
rnenunjukkan bahwa produk ini bukan merupakan pilihan utama bagi konsumen tetapi hanya
sebagai barang substitusi yang dibeli konsumen pada saat harganya murah, swalayan tidak
pernah melakukan kegiatan promosi tentang produk convenience private label secara terpisah
dengan produk bermerek milik manufaktur, konsumen merasakan ketidaknyamanan pelayanan
swalayan seperti kesulitan menemukan barang, pengembalian menggunakan permen,
kesalahan kasir menghitung jumlah pembayaran, Disamping itu juga terungkap bahwa citra
swalayan mempunyai peran dalam membentuk sikap dan kepercayaan konsumen serta minat
beli produk. Umumnya, penelitian terdahulu membahas topik ini berhubungan dengan minat
konsumen pada ritel dan bisnis online. Penelitian ini fokus pada swalayan yang menjual produk
private label dengan model minat beli konsumen yang dapat didorong oleh sikap dan
kepercayaan sebagai dampak citra swalayan. Berdasarkan hal tersebut, swalayan dapat
mempertimbangkan perbaikan tata letak, melaksanakan kegiatan promosi khusus untuk produk
convenience private label, menyediakan uang kembalian, menyiapkan kasir yang lebih
kompeten dan perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengungkap faktor spesifik yang
mempeogaruhi minat beli konsumen pada produk convenience private label swalayan ini. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






