Detail Cantuman

Image of Volatilitas Return Saham Sektoral Serta Pengujian Empiris Model Arbitrage Pricing Theory Di Pasar Modal Indonesia

 

Volatilitas Return Saham Sektoral Serta Pengujian Empiris Model Arbitrage Pricing Theory Di Pasar Modal Indonesia


Penelitian ini difokuskan pada investigasi mengenai sensitivitas return saham-saham
sektoral serta pengujian empiris model arbitrage pricing ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130100139658 Bah v/R.12.142Perpustakaan Pusat (REF.12.142)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    658 Bah v/R.12.142
    Penerbit Program doktor fakultas ekonomi UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxii,;305 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    658 Bah v
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini difokuskan pada investigasi mengenai sensitivitas return saham-saham
    sektoral serta pengujian empiris model arbitrage pricing theory (APT). Penelitian ini
    didasarkan pada tiga isu, yaitu: pertama, mengenai, perbedaan volatilitas return saham
    sektoral dan perbedaan volatilitas faktor risiko pasar dan risiko ekonomi makro yang
    berdampak terhadap perbedaan sensitivitas return saham-saham sektoral; kedua,
    mengenai perbedaan hasil pengujian validitas dan robustness model unconditional CAPM
    dan APT muItifaktor; serta ketiga, mengenai: time-varying volatility yang berkaitan
    dengan fenomena structural break dan asymmetric effect.

    Penelitian ini menggunakan pendekatan nested model dengan metode regresi time­
    series dan regresi cross-section. Metode estimasi menggunakan ordinary least squares
    (OLS) atau metode ARCHlGARCH dengan atau tanpa variabel dummy. Penelitian ini
    menggunakan data sekunder untuk periode pengamatan Januari 2003 sampai Desember
    2010.

    Investigasi ini menghasilkan empat temuan empiris. Pertama, ditemukan bahwa tidak
    terdapat perbedaan sensitivitas return saham antar sektor, namun terdapat perbedaan
    sensitivitas antar faktor-faktor risiko sistematis, Kedua, ditemukan bahwa pengujian
    model unconditional CAPM dan unconditional APT multifaktor memberikan hasil yang
    tidak konsisten terhadap saham-saham sektoral, meskipun kelihatannya model
    unconditional CAPM lebih valid dan robust dari unconditional APT. Ketiga, ditemukan
    adanya perbedaan premi risiko faktor-faktor sistematis yang disebabkan oleh structural
    break seJama krisis keuangan tahun 2008. Keempat, ditemukan adanya fenomena
    asymmetric effect pada perilaku return saham sektoral, dimana fenomena ini merupakan
    leverage effect. Selanjutnya, ditemukan bahwa syok yang ditimbukan oleh efek informasi
    (bad news maupun good news) terhadap volatilitas return saham sektoral sangat persisten
    selama periode Januari 2003 sampai Desember 2010.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi