Detail Cantuman

Image of Pengaruh efektivitas peran komite audit dan fungsi audit internal terhadap pelaksanaan proses manajemen risiko operasional dan pencegahan fraud

 

Pengaruh efektivitas peran komite audit dan fungsi audit internal terhadap pelaksanaan proses manajemen risiko operasional dan pencegahan fraud


Berbagai kasusfraudyang terjadi pada industri perbankan akhir-akhir ini,
membuat para pakar perbankan dan akuntansi memusatkan perhatian pada ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100100151657.458 Hus p/R.12.128Perpustakaan Pusat (REF.12.128)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    657.458 Hus p/R.12.128
    Penerbit Program doktor fakultas ekonomi UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvi,;292 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    657.458 Hus p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Berbagai kasusfraudyang terjadi pada industri perbankan akhir-akhir ini,
    membuat para pakar perbankan dan akuntansi memusatkan perhatian pada
    masalah manajemen risiko operasional. Mereka berpendapat bahwa manajemen
    risiko operasional merupakan isu penting dalam pencegahan fraud. Oleh karena
    itu, pencegahan fraud akan dapat dicapai dengan baik jika poses manajemen
    risiko operasional dilaksanakan secara optimal diiringi oleh berperannya fungsi
    pengawasan organisasi secara efektif, seperti komite audit dan audit internal.

    Berdasarkan pemikiran tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji:
    (1) sejauhmana efektivitas peran komite audit, efektivitas fungsi audit internal,
    pelaksanaan proses manajemen risiko dan pencegahan fraud; (2) pengaruh
    efektivitas peran komite audit dan fungsi audit internal terhadap pelaksanaan
    proses manajemen risiko operasional baik secara simultan maupun secara parsial;
    dan (3) pengaruh efektivitas peran komite audit, fungsi audit internal dan
    pelaksanaan proses manajemen risiko operasional terhadap pencegahanfraud baik
    secara simultan maupun secara parsial.

    Penelitian ini menggunakan metode survei, dilakukan pada 48 bank umum
    di Indonesia yang diambil dengan menggunakan modifikasi sempling acak
    proporsional dari populasi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan
    sebelum data tersebut digunakan untuk menguji hipotesis, terlebih dahulu
    dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data untuk pengujian hipotesis
    menggunakan analisis deskripsi dan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan
    Software Lisrel 8.70.

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) komite audit pada bank
    umum di Indonesia telah menjalankan perannya secara efektif, dan audit internal
    juga telah berfungsi secara efektif. Demikian juga dengan pelaksanaan proses
    manajemen risiko operasional dan pencegahan fraud telah dilaksanakan dengan
    baik. Meskipun demikian, pada kenyataannya fraud pada industri perbankan
    masih dapat terjadi, karena pada dasarnya manajemen risiko tidak dapat
    meniadakan risiko, melainkan hanya dapat meminimalkan risiko-risiko yang akan
    terjadi; (2) efektivitas peran komite audit dan fungsi audit internal berpengaruh
    positif dan signifikan terhadap pelaksanaan proses manajemen risiko operasional
    baik secara simultan maupun secara parsial; dan (3) efektivitas peran komite
    audit, fungsi audit internal dan pelaksanaan proses manajemen risiko operasional
    berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan fraud baik secara
    simultan maupun secara parsial.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi