Detail Cantuman

Image of Pengaruh kualitas data, komitmen manajemen dan budaya organisasi, terhadap kualitas sistem informasi akuntansi serta implikasinya  pada kualitas informasi akuntansi (survei kantor prlayanan pajak)

 

Pengaruh kualitas data, komitmen manajemen dan budaya organisasi, terhadap kualitas sistem informasi akuntansi serta implikasinya pada kualitas informasi akuntansi (survei kantor prlayanan pajak)


Kualitas data, budaya organisasi dan komitmen manajemen merupakan konsep
yang populer sekaligus kompleks yang diidentifikasikan sebagai ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140100042657.4 Rah p/R.12.106Perpustakaan Pusat (REF.12.106)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    657.4 Rah p/R.12.106
    Penerbit Program Doktor Ilmu Ekonomi Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii,;248 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    657.4 Rah p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kualitas data, budaya organisasi dan komitmen manajemen merupakan konsep
    yang populer sekaligus kompleks yang diidentifikasikan sebagai faktor yang dapat
    mensukseskan maupun menggagalkan tercapainya SIA yang berkualitas guna
    menghasilkan informasi akuntansi yang berkualitas. Fenomena yang terjadi pada
    organisasi di Indonesia adalah belum terintegrasinya SIA secara harmonis,
    sehingga menghasilkan kualitas informasi akuntansi yang belum baik, dan acap
    kali tidak andal. Demikian pula kualitas data maupun komitmen manajemen dan
    budaya organisasi belum menunjukkan kondisi yang ideal.

    Maksud penelitian ini adalah untuk mencari kebenaran melalui pengujian
    (konfirmasi) adanya pengaruh kualitas data, komitmen manajemen dan budaya
    organisasi terhadap kualitas SIA serta implikasinya pada kualitas informasi
    akuntansi. Hasil penelitian diharapkan menjadi bukti bahwa model yang
    ditawarkan dapat menjadi solusi pemecahan masalah pada kualitas SIA dan
    kualitas informasi akuntansi.

    Data yang digunakan diperoleh melalui survei dengan mendistribusikan kuesioner
    pada 188 KPP di Pulau Jawa, diolah secara statistik dengan menggunakan
    SEMPLS Metode penelitian menggunakan metode explanatory research, untuk
    mendapatkan jawaban mendasar sebab akibat dengan menganalisa penyebab
    terjadinya masalah pada kualitas SIA dan kualitas informasi akuntansi.

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masalah informasi akuntansi yang belum
    berkualitas terjadi karena SIA belum efisien, integrasi yang kurang harmonis,
    kurang adaptif dan belum memiliki kemampuan akses yang optimal. Belum
    berkualitasnya SIA selama ini terjadi karena budaya organisasi belum berjalan
    sesuai dengan yang diharapkan organisasi karena adanya pergeseran nilai dari
    pelaksanaan suatu sistem birokrasi yang ditetapkan. Demikian pula dengan
    komitmen manajemen yang belum sepenuhnya menjamin pelaksanaan SIA.
    Kualitas data yang belum valid dan belum mengekspresikan kebijakan
    manajemen karena pendesainan belum mampu menyaring berbagai fakta yang
    relevan sebagai input SIA menimbulkan inefisiensi SIA. Sehingga untuk
    memecahkan masalah yang terjadi organisasi harus memberikan perhatian pada
    upaya mengarahkan anggota organisasi pada pelaksanaan nilai budaya organisasi
    yang telah ditetapkan, melalui peran aktif top manajemen dalam menunjukkan
    dedikasi yang berkelanjutan atas pelaksanaan SIA dan pelaksanaan pengendalian
    internal yang memadai guna menjaga data tetap berkualitas guna menghasilkan

    -. informasi akuntansi yang berkualitas.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi