Detail Cantuman

Image of Pengaruh good corporate governance, struktur modal , dan faktor-faktor ekonomi makro terhadap kinerja keuangan serta implikasinya pada perkembangan kapitalisasi saham

 

Pengaruh good corporate governance, struktur modal , dan faktor-faktor ekonomi makro terhadap kinerja keuangan serta implikasinya pada perkembangan kapitalisasi saham


Kinerja perusahaan , pada dasarnya, dipengaruhi oleh factor-faktor internal dan
eksternal. Dengan faktor internal dimaksudkan adalah good ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110100159339 Erd p/r.12.72Perpustakaan Pusat (REF.12.72)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    339 Erd p/r.12.72
    Penerbit Program doktor fakultas ekonomi UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    XIV,;190 HLM,;29 CM
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    339 Erd p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kinerja perusahaan , pada dasarnya, dipengaruhi oleh factor-faktor internal dan
    eksternal. Dengan faktor internal dimaksudkan adalah good corporate governance
    dan struktur kapital. Sementara itu, faktor eksternal menunjukkan beberapa faktor
    yang berhubungan dengan kondisi ekonomi makro seperti kondisi normal atau krisis
    yang dapat berpengaruh pada kinerja suatu perusahaan. Implementasi good corporate
    governance dapat di analisis dari aspek kelembagaan seperti: kualitas daripada kantor
    akuntan publik, proporsi komisi independen, dan efektivitas komite audit serta komite
    pendukung good coorporate governance. Komite pendukung good corporate
    governance terdiri atas komite audit, unit internal audit, komite remunerasi, komite
    nominasi dan komite manajemen risiko. Semakin baik kualitas good corporate
    governance dilaksanakan, maka semakin baik pencapaian kualitas kinerja perusahaan
    yang dihasilkan. Struktur kapital adalah merupakan rasio debt terhadap equity yang
    merupakan kombinasi sumber pendanaan yang berasal dari perbankan dan pasar
    modal. Proporsi hutang yang lebih tinggi akan mengakibatkan menurunnya
    fleksibilitas manajemen dalam mengelola sumber dana untuk investasi karena adanya
    kondisi credit couvenant. Hutang perusahaan menempatkan kreditor pada posisi
    prioritas tertinggi untuk dilunasi bilamana perusahaan dalam keadaan bankrutptcy.
    Oleh karena itu, proporsi hutang yang tinggi mempunyai dampak yang negatif
    terhadap kinerja perusahaan. Fundamental ekonomi merupakan faktor lain yang harus
    dipertimbangkan dalam pencapaian kinerj a perusahaan. Fundamental ekonomi
    dimaksudkan sebagai faktor makro ekonomi seperti : inflasi, tingkat bunga kredit,
    harga minyak mentah Indonesia, dan nilai tukar yang dapat berpengaruh secara
    negative terhadap kinerja perusahaan. Sementara itu, di lain pihak, pengeluaran
    pemerintah mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja perusahaan. Kondisi
    ekonomi, normal atau krisis juga mempunyai dampak negative terhadap kinerja
    perusahaan. Krisis keuangan yang terjadi di Amerika Serikat pada akhir tahun 2008
    dan permulaan 2009, misalnya, telah mempengaruhi dan menciptakan kepanikan
    investor, fluktuasi rupiah, rendahnya likuiditas, dan menururmya ekspor. Penelitian
    ini menyimpulkan bahwa kinerja perusahaan merupakan resultan dari implementasi
    good corporate governance, struktur modal dan faktor makro ekonomi. Kinerja
    perusahaan, mempunyai pengaruh positif terhadap perkembangan kapitalisasi saham .
    Implementasi good corporate governance, struktur modal, dan faktor ekonomi
    makro, karena itu, mempunyai implikasi terhadap pertumbuhan kapitalisasi saham.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi